Dua Mahasiswa FMIPA Wakili Unila dalam KKN Kebangsaan

Untuk pertama kalinya Universitas Lampung (Unila) mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti K uliah K erja N yata (KKN) Kebangsaan. Program ...


Untuk pertama kalinya Universitas Lampung (Unila) mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan. Program ini merupakan program pemberdayaan masyarakatdi mana ini merupakan kali ketiga diselenggarakan, setelah tahun lalu diadakan di Kalimantan Barat. Peserta KKN Kebangsaan iniakan dikumpulkandi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh sebelum dilepas ke berbagai daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) daerah Indonesia bagian Barat meliputi Jawa, Kalimantan, dan Sumatra yang telah menetapkan KKN tematik di Universitasnya. KKN akan berlangsung selama satu bulan terhitung dari 24 Juni s.d. 24 Juli 2013. Dan pada 29 Juni 2013, mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini akan dilepas oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud), Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS.di Aceh.

Diki Hidayat selaku koordinator operasional KKN menjelaskan bahwa dengan adanya KKN Kebangsaan diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta akan bangsa dan menjadi ajang pertukaran kebudayaan daerah serta mengajarkan nilai-nilai luhur kepada sasaran KKN.

Dosen Jurusan Kimia ini juga menambahkan bahwa keterbatasan anggaran yang diberikan pihak rektorat menyebabkanUnila hanya mengirimkan dua mahasiswa yang kesemuanya berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Mahasiswa terpilih yang mewakili Unila dalam KKN Kebangsaan yakni Miftah Farid Artama (Matematika 2010) dan Silvana Maya Pratiwi (Kimia 2010). Keduanya akan diberi anggaran berupa biaya transportasi, sedangkan untuk anggaran biaya hidup baru diajukan kepihak rektorat dan belum ada kepastian.

“Karena sempitnya waktu, untuk peserta KKN Kebangsaan ini langsung ditunjuk dengan berbagai macam pertimbangan dari akademik serta pengalaman berorganisasinya. Dan kesediaan dari mahasiswanya untuk mengikuti KKN di Aceh,terang Diki, Kamis (27/6).

“Senang bisa jadi salah satu peserta KKN Kebangsaan, bisa tambah teman dan pengalaman,ujar Silvana ketika diwawancarai, Rabu (26/6).

Baik Silvana maupun Miftah, Keduanya memilih mengikuti KKN Kebangsaan dari pada KKN Tematik di Lampungkarena selain untuk memperluas networkingterhadap universitas lain, juga untuk memperkenalkan budaya Lampung dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan.

“Walaupun saya KKN di Aceh, bukan berarti pengabdian di Lampung tidak ada. Karena ada alternative choice lain untuk pengabdian Lampung selain KKN. Dan disitu kita hadir untuk membawa dan memperkenalkan kebudayaan Lampung,terang Miftah diakhir wawancara, Rabu (26/6).(Wulan/Tri/Indy)

Related

Berita Kampus 8565461937900113938

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item