Antologi Esai: “Kekuatan Media Sosial”

Oleh: Rani Cahyani dan Viendira Try Eriza Judul : Kumpulan Essai: Kekuatan Media Sosial Penerbit : Indepth Publishing, Bandar Lampung Tebal ...

Oleh: Rani Cahyani dan Viendira Try Eriza


Judul : Kumpulan Essai: Kekuatan Media Sosial
Penerbit : Indepth Publishing, Bandar Lampung
Tebal : xii + 146 halaman
Ukuran : 14,5 cm x 20 cm
Harga : Rp35.000.00,-

Sudah menjadi pengetahuan kita bersama, bahwa saat ini merupakan zaman kemajuan teknologi. Segala jenis teknologi dari berbagai bidang kebutuhan manusia mengalami perkembangan dan akan terus berkembang seiring dengan terungkapnya berbagai ilmu pengetahuan alam yang dipelajari oleh manusia itu sendiri.
Dalam bidang komunikasi, teknologi internet melalui medianya memudahkan bagi para penggunanya untuk mengakses segala jenis informasi seperti data, referensi hingga interaksi sosial melalui dunia maya yang lebih spesifik dikenal dengan media sosial. Facebook dan twitter merupakan media sosial yang banyak dimiliki oleh masyarakat Indonesia.
Pengguna facebook di Indonesia ada 31 juta, angka terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Twitter digunakan oleh 9,2 juta orang di Indonesia, nomor tiga terbesar di Asia. Aktivitas Twitter (nge-twit) di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia, yaitu pada angka 20,8 %. Amerika hanya 11,9%, dan Brazil ada di posisi kedua dengan 20,5 %.
Perkembangan media yang ada pada masa modern ini memiliki banyak pengaruh bagi masyarakat baik secara positif maupun negatif. Keberadaan media sosial tak hanya sekedar untuk kepentingan kelompok tertentu, bahkan telah menjelma sebagai sebuah kekuatan baru dalam masyarakat yang dapat memberikan pengaruh berarti bagi gerakan sosial dan mempengaruhi kebijakan para pemegang mandat kekuasaan.
Melalui Buku Kumpulan Essai: Kekuatan Media Sosial, yang diterbitkan oleh Indepth Publishing inilah menjadi salah satu wadah atas opini masyarakat Indonesia tentang hitam putih media sosial yang dituangkan dalam karya berbentuk essai. Buku ini merupakan sebuah antologi essai peserta yang menjadi pemenang 15 besar dalam Lomba Essai yang diselenggarakan oleh NATURAL, salah satu Unit Kegatan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta tingkat Nasional pada tahun kepengurusan 2012-2013.
Buku ini menyajikan secara seimbang mengenai dampak positif dan dampak negatif dari media sosial terhadap masyarakat penggunanya, yang didukung dengan fakta-fakta yang terjadi di lapangan dalam bidang politik, ekonomi, sosial, hingga kebudayaan. Para penulis melalui essainya mengungkap fakta-fakta yang terjadi dari hal yang kecil hingga hal besar tentang bagaimana kekuatan media sosial dapat mengubah suatu kebiasaan, pola pikir, tingkah laku, dan serta perubahan sosial budaya masyarakat.
Sebagai gambaran perbandingan, budaya remaja dahulu yang sebagian besar kegiatannya dilakukan secara konvensional atau sama halnya dalam bahasa ‘modern’ saat ini dikatakan offline, dengan remaja sekarang yang berada di tengah hiruk pikuk aktivitas yang (hampir) semua serba online. Sewaktu kecil, remaja sangat gemar bermain gundu (kelereng), bermain petak umpet dan sebagainya yang meilibatkkan banyak kegiatan fisik, namun sekarang media sosial dapat membuat anak kecl untuk duduk selama dua jam lebih di depan teknologi pintar mereka masing-masing.
Media sosial telah membuktikan perannya sebagai sarana berdiskusi, berbagi dan bertukar informasi, pembentukan opini masyarakat, mengatasi problem sosial, hingga sarana perubahan sosial politik. Sebut saja kasus Prita Mulyasari, kasus Bilqis kasus Cicak Vs Buaya, kemenangan Obama sebagai presiden Amerika Serikat, Jokowi bersama Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) sebagai pasangan Gubernur Jakarta terpilih, Musim Semi Arab serta beberapa kasus seperti penculikan, penipuan, dan sejumlah tindak kriminal lainnya semua itu merupakan efek dari kemudahan yang disajikan dari teknologi melalui berbagai medianya.
Buku ini layak untuk dibaca oleh semua kalangan, karena dalam tulisan dari seluruh penulis memiliki pandangan dan gagasan tersendiri bagaimana suatu media sosial berkembang di masyarakat. Dalam penulisannya, penulis tidak hanya sekedar menjelaskan mengenai opininya saja, namun tetap didukung dengan pendapat dari para ahli, fakta serta data yang dari sumber-sumber terpercaya, sehingga menimbulkan kesan bahwa buku antologi esia ini kaya akan referensi yang dibuat oleh para penulis di setiap judulnya. Terdapat pula tips dan motivasi menjadi jurnalisme warga.

Namun, karena dalam pengungkapannya beberapa penulis menggunakan pula pendapat dari para ahli, mengakibatkan terdapat beberapa istilah dan penguraiannya sulit dimengerti oleh orang yang awam dengan sosial media. Sisi kekurangan lain pada buku ini adalah tidak dilengkapi keterangan peringkat dalam setiap essainya, sehingga pembaca tidak dapat mengetahui urutan peringkat terbaik essainya. Selain itu pemakain kertasnya tidak putih bersih.

Related

Resensi 3077526004927405703

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item