Ayo, Bantu Kakek Daudi

UNILA - Lembaga Pers Mahasiswa Pilar Ekonomi FEB Universitas Lampung menyelenggarakan program PILAR PEDULI untuk menghimpun donasi dari masy...

UNILA - Lembaga Pers Mahasiswa Pilar Ekonomi FEB Universitas Lampung menyelenggarakan program PILAR PEDULI untuk menghimpun donasi dari masyarakat yang akan disalurkan untuk Kakek Daudi.

Pemimpin Umum Pilar Ekonomi, Chairman Sani, Selasa (29/10), mengatakan Kakek Daudi sudah menderita daging tumbuh di kepalanya sejak tahun 1970-an. Untuk operasi, keluarga Kakek Daudi tidak memiliki biaya yang cukup. Chairman mengatakan penyakit Kakek Daudi membuat pria usia senja itu sulit beraktivitas, bahkan seperti yang diceritakan salah seorang keluarganya bahwa kakek sering sakit kepala.

Mahasiswa FEB itu juga menjelaskan, untuk makan sehari-hari saja pria yang dulunya bekerja sebagai buruh bangunan ini hidup dari belas kasihan warga sekitar
kampus Universitas Lampung. Ia berangkat ke Unila dengan menumpang kendaraan umum, jika tidak ada uang ia berjalan kaki. Kakek Daudi kini hanya hidup berdua dengan istrinya di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Mereka menumpang di tanah warga yang berbaik hati mengizinkan keduanya tinggal di sana. Anak Kakek Daudi tidak diketahui rimbanya usai merantau berbilang tahun yang lalu. Selain Kakek Daudi, Istrinya juga punya sakit di mata.

Sampai saat ini, Chairman bersama tim PILAR PEDULI masih terus berupaya menghubungi berbagai pihak. Ia sudah bertemu dengan pihak kesehatan, dan pihak kesehatan menyatakan siap untuk segera mensurvei Kakek Daudi. Selain itu, Chairman menyampaikan bahwa sebuah salon kecantikan khusus wanita Paris House of Beauty di Jalan Kartini Bandarlampung berkomitmen untuk menyalurkan 10% penghasilannya untuk membantu Kakek Daudi.

Untuk bantuan dari masyarakat bisa disalurkan ke rekening BNI dengan nomor rekening 0203665647 a.n. Dania Hellin Amrina (Bendahara Pilar Ekonomi). Chairman dan tim PILAR PEDULI berharap banyak masyarakat bersedia menyalurkan bantuan untuk Kakek Daudi.


Laporan : Gita Leviana Putri
Editor : Umi Fadilah

Related

Agenda 7189188413900002038

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item