Bagaimana Cara Memulai Sebuah Bisnis?

Banyak orang yang masih pikir – pik i r sampai akhirnya tidak jadi untuk menjalankan niatan membuka bisnis. Bagi orang awam terma...

Banyak orang yang masih pikir – pikir sampai akhirnya tidak jadi untuk menjalankan niatan membuka bisnis. Bagi orang awam termasuk saya bisnis memang tidak semudah dan secepat itu menghasilkan untung. Tapi keinginan untuk memiliki kebebasan financial dan juga keleluasaan mengatur waktu menjadi salah satu pendorong bagi seseorang untuk menjadi seorang entrepreuner.

Apapun bisnisnya lakukan dan segera ambil tindakan. Cobalah hal baru dan rasakan apa yang orang lain katakan.

Berawal dari gengsi meminta kepada orang tua, ini yang membuat saya harus mencari jalan untuk menambah isi kantong. Bermula ketika mencoba jualan , menjadi reseller dan dropship, kemudian bisnis online, bahkan menjadi publisher, menjadikan bisnis aktivitas yang saya sukai. Ketika anda ingin memulai bisnis dan bingung memulainya dari mana, mulai dan jalani saja dulu karena ketika nanti muncul masalahnya baru kita selesaikan.
Bagaimana memulai bisnis ?

1. Passion
Alangkah lebih bagus jika usaha yang akan dilakukan sesuai dengan passion atau hoby. Bagaimana kalau tidak sesuai passion? Memang tidak apa-apa, hanya biasanya kalau tidak sesuai minat terus di tengah jalan ada tantangan dan hambatan, susah untuk bangkit kembali. Berbeda jika yang dirintis adalah sesuai dengan hobi, minat dan kesukaan kita.
Misalnya anda pandai memasak, kenapa tidak memfokuskan untuk buat usaha catering atau makanan ringan seperti donat, brownis dan lain lain. Dan bagi Anda yang bisamengaplikasikanilmuAndakenapatidakmengajar private.

2. Modalnya dari Mana?
Bila modal yang jadi masalah utama sehingga kita belum juga memulai bisnis. Mungkin ini bias jadi solusinya. Kalau Anda punya tabungan, gunakanlah uang di tabungan Anda itu untuk modal bisnis. Kalau uang di ditabungan tidak cukup, ada cara lain seperti berutang kepada orang tua, berutang kepada saudara, berutang kepada teman, private investor, partnership. Atau anda bisa menjadi reseller atau dropship yang tidak membutuh modal, dan anda tidak perlu repot untuk mengerjakan proses pengiriman barang kepada si pembeli karena supplier yang akan melakukannya. Disini saya tidak akan membahas lebih dalam tentang dropship, karena saya yakin anda sudah mengetahuinya, sebagai gantinya saya ingin membahas prinsip dalam jualan .

Yang pertama Luruskan niat dalam jualan atau berbisnis. Apakah semakin mendekatkan kepada sang maha kaya atau sebaliknya. Jualan niatkan untuk bantu orang namun dibayar, jangan untuk cari uang doang. Kenapa demikian ?, Karena pada sejatinya uang hanyalah efek, bukan penyebab. Kita sebagai penjual memberikan manfaat kepada calon customer melalui produk yang dihadirkan. Semakin besar manfaatnya, semakin besar potensi larisnya. Kalau produk yang dijual tidak bermanfaat, maka wajar produknya sulit untuk dijual dan tidak laku di pasaran. Misalkan, Jualan makanan diniatkan agar banyak orang terbantu kebutuhanpokoknya terutama saat mereka merasa lapar, jualan jilbab diniatkan agar banyak orang terbantu untuk lebih dekat dengan Allah dengan cara menutupi auratnya secara keseluruhan.

Yang kedua jika niat kita adalah menolong orang kalaupun ditolak, kenapa putus asa?

Yang ketiga jualah sesuatu yang orang butuhkan dan jualah sesuatu yang orang ingin beli, bukan yang menurut anda orang ingin beli.


Jika Anda sekarang benar-benar mantap memilih bisnis sebagai jalan hidup Anda, coba Anda tanamkan pemikiran ini dalam benak Anda.

“Bisnis itu bukan tujuan, tetapi sebuah jalan membangun KEKAYAAN, yang dengan kekayaan itu membuat kita bisa melakukan BANYAK KEBAIKAN.” Jika bisnis tidak dijadikan Wasilah, bisnis akan menjadi Masalah. Bayangkan apa jadinya Anda jika bisnis yang Anda jalankanini menjadi sumber masalah utama dalam kehidupan Anda. Anda semakin jauh dari Allah, lupa kepada Allah, tidak pandai bersyukur, terus-terusan bermaksiat, enggan beribadah, enggan berdoa, malas berikhtiyar, sombong dan riya, dan sejenisnya.

Pada akhirnya, jika Anda jadikan bisnis ini sebagai wasilah, maka Anda memiliki waktu yang cukup banyak untuk makin dekat sama Allah, makin ingat sama Allah, makin banyak bersyukur, makin jauh dari kemaksiatan, makin rajin beribadah, makin rajin berdoa, makin rajin ikhtiyar, selalu membantu antar sesama, selalu melibatkan Allah dalam tiap langkah

Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan. Semoga kita semua senantiasa berada di jalan-Nya. Allah mencahayai hidup kita, membimbing kita, dan melindungi kita dari keburukan-keburukan. (Rasyid Rasyidi)

Related

Berita Kampus 3301354744238282170

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item