Media Cetak Terancam Punah, Media Harus Pandai Berinovasi

Peserta coaching clinic sedang memperhatikan teknik pengambilan video dengan menggunakan sebuah smartphone yang diperagakan oleh Angger Putr...

Peserta coaching clinic sedang memperhatikan teknik pengambilan video dengan menggunakan sebuah smartphone yang diperagakan oleh Angger Putranto sebagai reporter (di sebelah kanan) dan Rangga Nata sebagai narasumber (sebelah kiri). Nora
Perkembangan teknologi smartphoneyang semakin canggih menuntut media agar pandai-pandai berinovasi agar produk mereka tetap bertahan.

Menurut Angger di era multimedia seperti saat ini media cetak mulai berkurang eksistensi nya dibandingkan media online. "Selain praktis media online juga didapat dengan hanya bermodalkan akses internet dan gadget jadi lebih diminati" jelas Angger pada coaching clinic yang diselenggarakan oleh AJI (22/08).

Menurut Angger, "Agar eksistensi media cetak tetap bertahan, media tersebut harus dapat berinovasi menjadi media multiflatform tidak hanya terbit versi cetak, tetapi jga versi online, visual audio bergerak (video), visual diam (gambar) dan versi audio (radio)" jelasnya.

Dengan adanya berbagai versi berita yang terbit seorang jurnalis juga dituntut untuk bisa membuat berita dalam berbagai versi dari satu peristiwa tanpa perlu liputan berulang-ulang,"dengan bermodalkan smartphone dan internet seorang wartawan mampu membuat berita dalam berbagai versi" kata Angger. (Shintia)

Related

Berita Kampus 6752347946213699997

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item