Methanotroph, Bakteri “Penyelamat” Bumi dari Efek Rumah Kaca

    Bakteri Methanotroph  │ Nationalgeographic.co.id  Salah satu penyebab pemanasan global ( Global Warming ) adalah efek rumah kaca. Hal in...

  Bakteri Methanotroph Nationalgeographic.co.id 
Salah satu penyebab pemanasan global ( Global Warming ) adalah efek rumah kaca. Hal ini terjadi salah satunya akibat kenaikan gas CO2 yang disebabkan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara, dan bahan bakar lainnya yang melebihi kemampuan tumbuh-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.

Melansir dari Nationalgeographic.co.id, bahwa peneliti dari Newcastle University menemukan bahwa bakteri Methanotroph mampu mengoksidasi metana, mengubah gas penghasil efek rumah kaca menjadi zat kimia yang lebih aman bagi manusia dan lingkungan sekitar.

Di dalam bakteri ini, peneliti menemukan bahwa terdapat protein yang mampu menyimpan tembaga atau disebut dengan Csp. Protein yang terkandung dalam bakteri ini mampu menyimpan logam. Hal ini membuat peneliti heran dan bingung bagaimana bisa bakteri mengandung ion tembaga bisa tetap hidup karena ion tersebut sebenarnya beracun bagi sel tubuh.

Walaupun begitu, para peneliti melihat bakteri Methanotroph sebagai potensi besar untuk pemanfaatan bioteknologi metana, yaitu sumber karbon terbarukan.

Chris Dennison, profesor Biologi Kimia, pemimpin dari studi ini, berpemdapat bahwa penting untuk memahami bagaimana cara bakteri ini melakukan proses oksidasi metana, dan juga untuk memahami bagaimana tembaga bisa diperoleh dan disimpan didalam tubuhnya. “Penemuan protein Csp membantu pemahaman kami tentang proses (oksidasi) yang kompleks ini,” ungkapnya, seperti dikutip dari Science Daily.


Dengan penemuan ini, tim pemeliti berharap bisa mengembangkan alat bioteknologi yang canggih untuk mengurangi kandungan gas metana dari atmosfer, sehingga udara yang bersih dan sehat tersedia lebih banyak untuk keberlangsungan hidup setiap makhluk hidup di bumi kita ini. (Benny)

Related

Berita Sains 1349301220640292040

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item