DNA, Hard-drive di masa mendatang?

Ilustrasi | Nationalgeographic.co.id Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) merupakan material penyimpan data kehidupan bagi setiap sel. Karena memil...

Ilustrasi | Nationalgeographic.co.id
Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) merupakan material penyimpan data kehidupan bagi setiap sel. Karena memiliki potensi yang cukup besar untuk menyimpan informasi, para peneliti, kini masih terus melakukan penelitian untuk menjadikan DNA sebagai tempat penyimpanan seperti hard-drive.
Dilansir dari nationalgeographic.co.id, selain bisa menyimpan banyak sekali data/informasi, DNA manusia juga bisa menyimpan data dalam jangka waktu yang sangat lama, yakni hingga 2000 tahun. Penelitian itu dilaporkan oleh tim pada rapat tahunan American Chemical Society ke 250 yang berlangsung pada senin (17/8).

Dikutip dari Hacked.com, para ilmuwan menjelaskan dalam acara tersebut bahwa satu DNA manusia bisa menyimpan hingga 300.000 terabytedata sekaligus-dibandingkan dengan hard-drivemodern yang hanya mampu menyimpan lima terabyte, tentunya angka itu sangat fantastis.
DNA memberikan inspirasi bagi para peneliti untuk membuat media penyimpanan yang jauh lebih efektif dan efisien. DNA dapat melakukan penyimpanan data jauh lebih kecil karena kerapatan DNA sangat tinggi.

Berbekal data yang telah diperoleh, sejumlah insinyur asal Swiss membentuk tim studi untuk menciptakan hard drive yang bisa menyimpan informasi tanpa batas seperti yang mampu dilakukan DNA manusia. Menurut teori, jika data disimpan dalam DNA maka empat nukleotida kimia (A, C, G, dan T) yang ada pada DNA bisa menyimpan hingga 300.000 terabyte data.

Eksperimen pun dilakukan. Data sebesar 83 kilobyte (berisi teks tertulis dari abad ke 13 dan 10) dikodekan ke dalam sebuah DNA. DNA kemudian disimpan di dalam bola silika, dan dipanaskan hingga 160 derajat Fahrenheit selama satu minggu penuh. Waktu pemanasan itu setara dengan suhu 50 derajat Celcius yang diterima DNA manusia asli sepanjang 2000 tahun.

Setelah seminggu penuh, tim menemukan bahwa DNA tersebut sama sekali tidak mengalami kerusakan, dengan informasi yang tersimpan masih tetap utuh seperti sedia kala.

Dengan melihat kemampuan DNA untuk menyimpan informasi, sangat memungkinkan DNA akan menjadi pengganti hard-drive di masa mendatang.(Gita)

Related

Berita Sains 9122119315045536102

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item