Puncak Hujan Meteor Tahunan Orionid

Tahun ini, hujan meteor Orionid akan kembali menghiasi langit malam ketika bumi melintasi sisa debu ekor komet Halley. Hujan meteor tahunan...

Tahun ini, hujan meteor Orionid akan kembali menghiasi langit malam ketika bumi melintasi sisa debu ekor komet Halley. Hujan meteor tahunan Orionid yang berlangsung setiap tanggal(2/10-7/11). Puncak hujan meteor ini mencapai maksimum pada kemarin malam dan malam ini (22/10).  Para pengamat bumi akan dapat menikmati 15-20 meteor setiap jam saat hujan meteor Orionid mencapai maksimum.
Seperti yang dikutip langitselatan.com hujan meteor Orionid merupakan salah satu hujan meteor yang dengan aktivitas yang cukup tinggi antara 40–70 meteor per jam selama 2–3 hari berturut-turut.  Analisa data hujan meteor Orionid dari tahun 1984–2001 memperlihatkan kalau laju maksimum setiap tahunnya beragam antara 14–31 meteor per jam. Periode terkuat terjadi selama 12 tahun di abad ke-20 dan selama tahun 2006–2012/2013, di malam puncak, para pengamat bisa menikmati 30-70 meteor per jam.
Aktivitas terendah dimulai tahun 2014 dan baru akan berakhir tahun 2016 dengan maksimum antara 20–25 meteor per jam. Menurut International Meteor Organization (IMO), di tahun 2015 aktivitas maksimum hujan meteor Orionid hanya berkisar antara 15-20 meteor per jam dengan kecepatan meteor 66 km/detik.
Tidak hanya hujan meteor Orionid, kehadiran planet Venus, Jupiter dan Mars dapat dinikmati kehadirannya secara berurutan pada jam 3 dini hari.
Untuk menikmati keindahan itu semua, yang dibutuhkan hanyalah langit malam yang gelap tanpa polusi cahaya. Jika memiliki binokuler atau teleskop, siapkan juga untuk menikmati keindahan ketiga planet yang akan terbit sebelum fajar datang. (Cinkia)

Related

Berita Sains 3156913362076346768

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item