Lumbung Emas di Galaksi ‘kecil’ Reticulum II

Ilustrasi Galaksi Reticulum II, Sumber Gambar: http://cdn.sci-news.com /     S udah s ekitar 6 dekade para peneliti bertanya-tanya dan beru...


Ilustrasi Galaksi Reticulum II, Sumber Gambar: http://cdn.sci-news.com/  




Sudah sekitar 6 dekade para peneliti bertanya-tanya dan berusaha mencari jawaban tentang asal muasal logam berharga seperti emas, perak dan platinum. Akhirnya, sedikit demi sedikit pertanyaan itu mulai terjawab.

Seperti yang dilansir dari laman sains.kompas.com, peneliti mengungkapkan bahwa lumbung emas, perak, dan platinum ini berada pada galaksi yang bernama Reticulum II. Galaksi yang baru ditemukan tahun lalu ini merupakan galaksi kecil dengan jarak 98,000 tahun cahaya dari Bumi dan mengorbit Bima Sakti.
Unsur-unsur seperti emas, perak dan platinum di dalam astrofisika disebut unsur r-process. Kandungan unsur berharga dalam galaksi itu ditemukan lewat observasi dengan teleskop Magellan di Las Campanas Observatory di Chile. 

Professor Anna Frebel dari The Department of Physics di Massachusets Institue of Technology (MIT) kepada Science Alert (23/5), menjelaskan bahwa memahami pembentukan unsur r-process adalah masalah tersulit yang dihadapi fisikawan nuklir.

"Produksi unsur berat ini membutuhkan energi yang sangat tinggi sehingga tak mungkin membuatnya secara eksperimental. Tak mungkin membuatnya di Bumi. Jadi, kami harus menggunakan bintang dan obyek di kosmos sebagai lab kita," tambahnya.

R-process sendiri adalah kependekan dari Rapid Neutron-capture. Tahun 1957, Hans Suess dan Harold Urey mengemukakan bahwa unsur-unsur berharga di alam semesta terbentuk lewat mekanisme tersebut. Mereka mengatakan bahwa ledakan bintang raksasa dan gabungan langka neutron bintang adalah skenario yang paling mungkin terjadi untuk membentuk r-process elemen.

Lalu muncul pertanyaan, lantas bagaimana unsur-unsur berharga tersebut bisa sampai ke Bumi?
Para peneliti menduga bahwa awalnya ledakan bintang netron di galaksi kecil terjadi. Unsur logam berharga lantas menyebar, menempel pada asteroid. Asteroid membawa logam berharga itu ke Bumi saat menumbuk. (Adib)

Related

Berita Sains 3893266439736569651

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item