Mengabdi lewat Tusuk Sate

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode II Universitas Lampung (Unila) adalah sebagai sa...

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode II Universitas Lampung (Unila) adalah sebagai salah satu tanda pengabdian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Salah satunya adalah Desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan sebagai desa yang dipilih untuk melaksanakan KKN.

Desa Sidomulyo merupakan salah satu desa yang memproduksi tusuk sate. Dengan datangnya mahasiswa KKN, mereka membantu masyarakat dalam memecahkan masalah mengenai keterbatasan kemampuan dan alat yang digunakan dalam produksi tusuk sate.

Mahasiswa KKN dari Fakultas Teknik Unila membuat mesin serut, mesin peruncing dan mesin pengering untuk tusuk sate. Dengan pembuatan alat-alat tersebut mampu meningkatkan produktivitas tusuk sate jauh lebih baik. Selain itu, penyuluhan terkait alat-alat tersebut dilakukan untuk mengenalkan cara penggunaan mesin-mesin tersebut. Dengan penghasilan yang mencapai sekurangnya 3 kali lipat dari pada sebelumnya, industri Tusuk Sate Paguyuban Krajan dapat memenuhi permintaan pasar yang lebih  luas lagi. Bukan hanya itu, dengan produksi yang lebih cepat, diharapkan dapat mendorong pemuda untuk berkerja di desa sendiri dibandingkan di perantauan.

Tidak hanya sekedar mesin untuk produksi saja, mahasiswa KKN juga membantu mengenai kemasan penjualan tusuk sate tersebut. Tusuk sate yang sebelumnya dijual hanya dengan diikat dengan karet, kini dikemas sehingga kualitas dan kelembaban kayu bambu tusuk sate dapat terjaga. Kemasan juga berfungsi untuk menjaga tusuk sate dari jamur. Tidak hanya itu, pengadaan logo dan kemasan merupakan usaha dalam memperkenalkan tusuk sate ke seluruh Indonesia (Tim KKN PPM Unila Desa Sidomulyo Lamsel, Natural).

Related

Agenda 376715594023517330

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item