Bulan Baru di November 2016

Pada bulan November 2016 ini akan terjadi banyak fenomena langit yang terjadi. Dimulai dari peristiwa konjungsi hingga fase bulan baru. Diku...


Pada bulan November 2016 ini akan terjadi banyak fenomena langit yang terjadi. Dimulai dari peristiwa konjungsi hingga fase bulan baru.
Dikutip dari langitselatan.com, ketidakmunculan bulan pada awal bulan November dikarenakan bulan sedang berada dalam fase baru.
(Gambar fase bulan November – sumber : langitselatan.com)

 
1 November. Bulan di titik apogee. Bulan mencapai jarak dari Bumi pada jarak 406700 km.

8 November. Bulan Kuartir Awal. Bulan akan tampak sejak Matahari terbenam sampai tengah malam saat Bulan terbenam pukul 00:35 WIB. Para pengamat langit bisa menikmati langit bebas cahaya Bulan sampai jelang dini hari sambil menikmati kehadiran planet-planet.


14 November. Bulan di perigee. Bulan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi yakni 356500 km.

14 November. Bulan Purnama Perigee. Bulan akan berada di atas cakrawala sejak Matahari terbenam sampai fajar tiba. Kesempatan baik untuk mengamati Bulan dan kawah-kawahnya. Setelah fase purnama, Bulan secara perlahan akan bergeser waktu terbitnya semakin malam. Bulan purnama di bulan November akan tampak lebih besar dari biasanya karena sedang berada di perigee atau di titik terdekat dengan Bumi.

21 November. Bulan Kuartir Akhir. Bulan terbit tengah malam dan terbenam siang hari pada pukul 11:34 WIB. Bulan tampak dari tengah malam sampai jelang fajar.

29 November. Bulan Baru. Waktunya pengamatan. Langit akan gelap tanpa cahaya Bulan. Saat yang tepat untuk melakukan astrofotografi Deep Sky atau Bima Sakti. Pada saat ini, Bulan terbit hampir bersamaan dengan terbitnya Matahari. Jadi Bulan dan Matahari akan tampak sepanjang hari. (Shela)

Related

Berita Sains 5937030454909692158

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item