IPK Bukan Jaminan Wisudawan Terbaik

Tidak cukup bermodalkan IPK 4,00. Belum tentu jadi wisudawan terbaik. Toh ti­dak menjamin setelah lulus bisa langsung dapat kerja. Apalagi m...


Tidak cukup bermodalkan IPK 4,00. Belum tentu jadi wisudawan terbaik. Toh ti­dak menjamin setelah lulus bisa langsung dapat kerja. Apalagi membuka lapangan pe­kerjaan. 

Universitas Lampung kembali mewisuda 68 mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) pada periode September 2012, Rabu (19/9). Wisudawan terdiri dari 67 ma­hasiswa program S1 dan 1 mahasiswa pro­gram Diploma. 

Wisudawan terbaik periode Sep­tember 2012 kali ini diraih oleh Ni Putu Yuli­astri. Mahasiswa jurusan kimia ini mendapat IPK 3,86 dengan predikat cum laude. “Krite­ria pemilihan wisudawan/wati terbaik FMI­PA tentunya tidak hanya dari segi IPK, tetapi juga dengan kegiatan di organisasi dan etika mahasiswa tersebut,” ujar Pembantu Dekan I, Dra. Dwi Asmi, M.Si., Ph.D. 
Dwi Asmi juga mengungkapkan bahwa alumni FMIPA Unila banyak dipak­ai dalam semua aspek lapangan pekerjaan, seperti di Industri, bank, guru atau dosen, wi­raswasta, di lembaga penelitian baik negeri maupun swasta dan lain-lain. 

Tak sekadar lulus, lalu lepas landas dari FMIPA. Pihak fakultas dan alumni terus merajut kerja sama. Hal ini dapat dilihat dari adanya ikatan alumni pada setiap program studi di Fakultas MIPA.
Seakan membudaya, tujuan menjadi mahasiswa selama ini adalah mencari peker­jaan. Pada umumnya, harapan mahasiswa yang telah diwisuda adalah bekerja, baik dalam bidang ilmu terapannya saat menem­puh pendidikan atau bahkan menyimpang sekalipun. 

“Harapan pastinya adalah ker­ja, saya belum mendapatkan kerja untuk saat ini. Namun, saya akan mencari kerja yang sesuai dengan bidang saya, seperti di industri-industri,” terang Elianasari, wisu­dawati dari Jurusan Kimia.
Ditanya terkait harapannya un­tuk Unila, Elianasari menuturkan bahwa ia sangat berharap Unila bisa menjadi fasilita­tor bagi mahasiswa untuk mencari pekerjaan melalui kerjasama dengan perusahan-perusa­han swasta maupun negeri. Ia menyayangkan perusahan besar lokal yang sudah mencapai taraf nasional justru lebih tertarik menawar­kan pekerjaan untuk mahasiswa di luar Lam­pung. “Bukannya mengembangkan daerah sendiri, malah mengambil wisudawan dari daerah lain.” keluhnya. 

Masalah pekerjaan setelah lulus ku­liah memang menjadi masalah krusial sepan­jang zaman. Masa tunggu mahasiswa setelah diwisuda tak ayal juga menjadi masalah ci­vitas akademika. Akreditasi baik fakultas maupun universitas akan dipertanyakan mengenai lamanya masa tunggu mahasiswa memeroleh pekerjaan. Inovasi-inovasi baru selalu diupayakan pihak birokrat kampus un­tuk mengatasi masalah ini.
Mewakili pihak dekanat, Dwi Asmi menuturkan diakhir wawancara, “Harapan saya, alumni FMIPA Unila dapat selalu men­jaga nama baik Unila. Dapat bekerja dengan jujur dan amanah sesuai dengan pengetahuan yang telah dimilikinya.” 

Berikut daftar wisudawan FMIPA periode september beserta wisudawan ter­baik fakultas FMIPA.
Program Sarjana
Jumlah
Kimia
17
Matematika
9
Biologi
7
Fisika
19
Ilmu Komputer
15
Program Diploma
Jumlah
Manajemen Infomatika
1


Mahasiswa Terbaik Fakultas

Program Sarjana
Program
Studi
IPK
Ni Putu Yuliastri
Kimia
3,86
Sundari Riawati
Kimia
3,73
 Oki Sahroni
Matematika
3,47  (Asti dan Rio)



Related

Berita Kampus 6051683092977405763

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item