K-MIRI Rois

Biro Keputrian Rois (Rohani Islam) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengadakan K-miri (Kajian Milik Putri) yang dilaksa...


Biro Keputrian Rois (Rohani Islam) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengadakan K-miri (Kajian Milik Putri) yang dilaksanakan Jum’at (23/11). 

K-Miri merupakan kajian pekanan yang dikhususkan untuk para wanita, berbeda dengan kajian pekanan yang biasanya dilaksanakan oleh Biro Kajian Rois yang diikuti oleh semua mahasiswa FMIPA baik laki-laki maupun perempuan. 

Materi yang disampaikan pada acara K-Miri hampir sama dengan kajian pekanan, akan tetapi K-Miri lebih menitikberatkan tentang putri, yakni tentang jilbab, shalat, cara menutup aurat, dan yang lainnya tentang wanita. 

K-Miri dilaksanakan setiap dua minggu sekali di hari Jum’at . Program kerja Biro Keputrian memang setiap hari Jum’at ada acara, yang pertama K-Miri dan yang kedua Kems (Kreativitas Muslimah) yang pelaksanaanya secara bergantian. 

“Harapannya untuk semua warga FMIPA terutama wanita agar lebih mengerti tentang Islam, bagaimana cara menutup aurat, bergaul dengan lelaki, dan intinya menciptakan muslimah yang berwawasan Islam dan adaptif,” ujar Naila selaku kapala biro keputrian.

Dalam setiap acara K-Miri selalu menghadirkan pemateri yang berkompeten, sehingga para peserta yang hadir sangat tertarik untuk mengikuti K-Miri pada pekan berikutnya. 

“Pemateri yang dihadirkan disesuaikan dengan tema kajian. Misalnya tentang fiqih shalat, fiqih wudhu dan thaharah, pemateri yang dihadirkan berasal dari dosen yang lebih paham tentang hal seperti itu dan biasanya sudah sering mengisi materi di berbagai acara. Sedangkan untuk materi tentang muamalah, shiroh, dan cara bergaul dalam Islam, pemateri bisa dari alumni pengurus Rois sendiri,” tutur mahasiswi semester 3 ini.

Awalnya, banyak mahasiswa yang menganggap bahwa K-Miri sama dengan Kems (Kreativitas Muslimah). Padahal meskipun keduanya sama-sama program kerja Biro Keputrian, tetapi kedua agenda ini tentunya berbeda.

Perbedaan dari keduanya yaitu, K-Miri lebih mengkhususkan tentang materi mengenai aqidah, muamalah, shiroh, akhlak dan lain-lain. Sedangkan Kems lebih ke kreativitas, misalnya membuat gantungan kunci, bunga ataupun membuat kue.

Diakhir wawancara, Naila manambahkan bahwa Biro Keputrian mempunyai program yaitu Wadah Bagi Muslimah. Jadi bagi muslimah yang ingin mulai memakai jilbab akan tetapi masih terkendala oleh dana ataupun hal yang lain dapat berkonsultasi ke Biro Keputrian Rois FMIPA. (Deni)


Related

Berita Kampus 6971347068010570458

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item