Gerakan Muslimah Peduli Palestina

Jerit tangis wanita muslimah dan anak-anak palestina begitu miris terdengar saat ribuan tentara Israel menyerang. Kebrutalan Isr a el seakan...


Jerit tangis wanita muslimah dan anak-anak palestina begitu miris terdengar saat ribuan tentara Israel menyerang. Kebrutalan Israel seakan membabi buta menghancurkan Palestina. Hal inilah yang membuat sejuta umat muslim ikut berduka menyaksikan saudaranya  diperlakukan sedemikian rupa.

Muslim Indonesia terus mengirimkan para pejihadnya untuk membantu muslim-muslim Palestina. Tak hanya lelaki, para wanita ikut andil membela saudaranya meskipun dalam bentuk yang berbeda. Muslimah Indonesia  ini gencar melakukan perlawanan terhadap Israel dengan membantu do’a para saudaranya di Palestina. “Pertama yang kita tekankan di sini adalah do’a untuk mereka, sebagai muslimah seharusnya menyadari bahwa kita tidak di bawah tekanan siapapun seperti mereka,” ujar Naila Amalia selaku Kepala Biro Keputrian ROIS FMIPA Unila.

Kajian kemuslimahan pun sering diadakan oleh Bina Rohani Islam (Birohmah) dan berbagai lembaga dakwah kerohanian fakultas di Unila. Kajian-kajian ini acap kali membahas tentang kepedulian muslimah terhadap Palestina khususnya wanita dan anak-anak. Kajian ini memberikan pengetahuan kepada muslimah untuk dapat membantu dengan do’a dan apapun yang bisa dilakukan seperti menyumbangkan pakaiannya atau menyisihkan sedikit hartanya untuk Palestina. “Tidak hanya muslimah saja yang berpartisipasi dalam membantu Palestina ini namun Non Muslim pun diperbolehkan asalkan mengerti tujuan dari agenda ini, agar tidak disalahartikan,“ tambah Mahasiswi Jurusan Fisika ini.

Dwitaria Puspitasari selaku Ketua Keputrian Birohmah Unila menambahkan bahwa awal aksi muslimah dimuali dengan celengan-celengan kecil bergantung di tas mereka yang disebar kebeberapa fakultas di Unila. Celengan-celengan tersebut digunakan untuk saving dana Palestina. Aksi perdana ini berhasil mengumpulkan dana tiga juta rupiah.  Setelah itu, dilakukan Shalat Ghaib berjamaah di Mushala Pertanian Unila (23/11).

Selain aksi celengan bergantung yang menyebar diberbagai fakultas, puluhan mahasiswa muslim Unila melakukan aksi  yang dilaksanakan pada Jumat (23/11) disekitar Masjid Taqwa menuju Patung Gajah di daerah Tanjung Karang. Aksi ini juga diramaikan oleh Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Lampung yang ikut merasakan kedukaan yang mendalam atas kekejaman yang dialami Palestina.
“Kita melakukan aksi ini agar masyarakat ikut simpati, apalagi ibu-ibu yang awam akan hal ini dapat mengerti sehingga dapat membantu dengan do’a maupun usaha materilnya,“ ungkap Dwitaria diakhir wawancara.(Erika/Novazila/Viendira)

Related

Berita Kampus 1272693501692461899

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item