Minimnya Dana, Renovasi Gedung Dilakukan Seadanya

“ Tok t o k tok ” ... S uara ini sering terdengar disekitar lingkungan FMIPA Unila. Suara yang sebenarnya mengganggu proses perkuliahan ini ...


Tok tok tok” ... Suara ini sering terdengar disekitar lingkungan FMIPA Unila. Suara yang sebenarnya mengganggu proses perkuliahan ini ternyata dilakukan demi membuat fakultas tampil lebih cantik. Melihat kondisi gedung perkuliahan dan bangunan lain yang sudah cukup tua, cat yang sudah mulai memudar, dan keramik-keramik yang sudah retak menjadi pemicu untuk dilakukannya renovasi.
Renovasi ini merupakan program Unila dengan memanfaatkandana APBN (Anggaran Pembangunan Belanja Negara). Pihak rektorat langsung yang mengelola dan pihak dekanat hanya mengajukan daftar gedung-gedung yang akan direnovasi. Sebenarnya,pihak dekanat mengajukan semua gedung untuk direnovasi. Tetapi, karena dana APBN yang terbatas maka bangunan yang direnovasi pun juga terbatas.
Gedung-gedung yang masuk daftar renovasi diantaranya adalah Dekanat, Matematika, MIPA-T, GFB, Fisika 1, dan Biologi  2. Dana yang terbatas juga menyebabkan renovasi tak maksimalsehingga keinginan FMIPA untuk melakukan renovasi total belum bisa terealisasikan. Renovasi yang dilakukan hanyalah pengecetan dan pergantian keramik yang rusak.
“Apa boleh buat, dari negara memang dikasih segitu, ya kita terima saja. Paling tidak ada yang diperbaiki daripada tidak sama sekali,” ujar Ir. Netti Herawati, M.Sc., Ph.D., selaku Pembantu Dekan II.
Merenovasi bangunan itu memang baik, akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah renovasi ini dilakukan ketika aktivitas perkuliahan masih sangat aktif. Bukan mahasiswa saja yang terganggu dengan pekerjaan ini. Saya, dosen, dan karyawan-karyawan yang lain pun merasa terganggu,” tutur Netti.
Menurut Netti, renovasi dilakukan sekarang karena sebagai bukti bahwa dana APBN telah turun. Waktu liburan semester memang tepat untuk melakukan renovasi.Akan tetapi,karena APBN ini turun di tahun 2012, jadi jika renovasi dilakukan saat liburan semester sekitar bulan Februari 2013 ini tidaklah mungkin karena sudah berbeda tahun anggarannnya.
“Jika dana turun sekarang,ya itulah yang dikerjakan sekarang,” tambah dosen matematika ini saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/11).
Netti jugamenjelaskan bahwa di tahun 2013,FMIPA akan mengajukan dana ke APBN untuk pembangunan tiga gedung tambahan, yaitu gedung jurusan Ilmu Komputer, jurusan Kimia, serta jurusan Matematika. Gedung di jurusan Matematika ini nantinya akan diperuntukkan untuk program pascasarjana matematika yang akan dibuka Desember ini.(Puja/Risky/Sri).

Related

Berita Kampus 4335701966284245596

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item