Sabtu, 22 Agustus 2015

Tidak Hanya Scientist, Mahasiwa FMIPA Juga Bisa Berkreasi

Instagram : Ezandavozzadp

Menjadi sesuatu yang berbeda dapat menjadikan kita terlihat mahal dimata khalayak ramai. Seperti halnya, gadis berparas cantik yang saat ini menempuh pendidikan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (FMIPA UNILA) jurusan Biologi ini telah berhasil menyandang gelar Muli Lampung 20I5.

Ezanda Vozza Diah Pitaloka merupakan salah satu mahasiswi Universitas Lampung yang mewakili Kabupaten Pesisir Barat dalam ajang pemilihan Muli Mekhanai Lampung 20I5. Berawal dari informasi yang ia peroleh serta ajakan dari kakak tingkatnya, ia akhirnya berani unjuk gigi dalam pemilihan Muli di Pesisir Barat. Baginya muli mekhanai bukan hanya trend masa kini yang dianggap sebagai fashion hidup akan tetapi lebih memperkenalkan budaya kepada khalayak ramai.

Berbagai macam proses seleksi di tingkat Kabupaten telah dilalui gadis berkelahiran Bandar Lampung ini mulai dari seleksi tertulis, wawancara, public speaking dan masih banyak lagi yang ia lalui, akhirnya ia berhasil lolos menjadi salah satu perwakilan muli dari sekitar 100 peserta yang mengikuti penyisihan tersebut. Dari sekian banyak seleksi yang dilalui Vozza, tes wawancara merupakan seleksi yang lumayan sulit. Menurutnya, wawancara lebih ke arah psikolog yang tidak bisa ditargetkan seperti tes lainnya. Karena disitu akan timbul berbagai macam pertanyaan yang tidak dapat diperkirakan.

Setelah 10 besar finalis dilakukan babak penyisihan hingga tersisa 5 finalis (terdiri dari 3 muli dan 2 mekhanai) yang mewakili Pesisir Barat untuk mengikuti pemilihan ditingkat Provinsi. Selain Vozza yang merupakan perwakilan dari Unila, terdapat juga mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan Universitas Lampung (FISIP Unila) yang masuk dalam I0 besar finalis saat itu. “Ada saingan saya yang juga kuliah di FISIP Unila dan saat itu ia mendapat juara II,” ujarnya. Vozza bersyukur karena dari beberapa fakultas yang ada di Universitas Lampung, ia dapat mewakili FMIPA untuk mengikuti pemilihan Muli Mekhanai Lampung 20I5. “Banyak yang beranggapan bahwa mahasiswa FMIPA ini sebagian besar mahasiswanya fokus dan serius belajar dan sekarang Vozza mencoba untuk mengubah paradigma/anggapan banyak orang kalau mahasiswa MIPA juga bisa berkreasi,” ujar Vozza.

Beranjak dari tingkat Kabupaten, salah satu perwakilan muli Pesisir Barat ini berangkat menuju kota Bandar Lampung untuk menjalani karantina selama 2 hari 1 malam bersama 58 finalis dari berbagai macam kabupaten/kota. Bagi gadis kelahiran 9 November 1996  ini mengatur waktu adalah hal yang tak mudah. Selama di karantina, ia harus bisa membagi waktu dengan berbagai macam kegiatan yang diadakan serta harus tetap menjaga kesehatan.

Banyak harapan yang diberikan teman-teman khususnya dari jurusan Biologi agar Vozza dapat lebih mengembangkan bakat ataupun talenta yang ia miliki. Bagi Vozza sendiri, ia ingin lebih mengembangkan talenta yang ia miliki dan untuk mengarah ke hal yang lebih baik, kita sebisa mungkin menjadi diri kita sendiri. “Jangan menjadi seperti air yang mengalir, sesekali jadilah seperti mercusuar yang terlihat dan menunjang karena apapun yang kita ambil sekarang akan menentukan masa depan kita,” ujar Vozza.

Untuk selanjutnya, gadis yang kerap disapa Vozza ini memiliki harapan agar dapat meningkatkan kreativitas yang lebih tinggi lagi. Untuk mewujudkan harapannya itu butuh waktu dan juga persiapan yang matang serta harus melewati beberapa proses tertentu. “InshaAllah untuk tahun ini saya dikirim ke Puteri Pariwisata Indonesia, kira-kira di bulan September nanti,” katanya. Akan tetapi ia masih memiliki banyak kekurangan yang belum menunjang apa yang menjadi harapannya. “Saya rasa apa yang menjadi persiapan saya sekarang belum cukup, kalau Puteri Indonesia ini kan lebih ke fisik yang dinilai, serta wawasan yang lebih luas dan itu belum maksimal menurut saya, apalagi saya juga harus mempersiapkan mental saya,” tambahnya diakhir wawancara. (Vivin)

Media Cetak Terancam Punah, Media Harus Pandai Berinovasi

Peserta coaching clinic sedang memperhatikan teknik pengambilan video dengan menggunakan sebuah smartphone yang diperagakan oleh Angger Putranto sebagai reporter (di sebelah kanan) dan Rangga Nata sebagai narasumber (sebelah kiri). Nora
Perkembangan teknologi smartphoneyang semakin canggih menuntut media agar pandai-pandai berinovasi agar produk mereka tetap bertahan.

Menurut Angger di era multimedia seperti saat ini media cetak mulai berkurang eksistensi nya dibandingkan media online. "Selain praktis media online juga didapat dengan hanya bermodalkan akses internet dan gadget jadi lebih diminati" jelas Angger pada coaching clinic yang diselenggarakan oleh AJI (22/08).

Menurut Angger, "Agar eksistensi media cetak tetap bertahan, media tersebut harus dapat berinovasi menjadi media multiflatform tidak hanya terbit versi cetak, tetapi jga versi online, visual audio bergerak (video), visual diam (gambar) dan versi audio (radio)" jelasnya.

Dengan adanya berbagai versi berita yang terbit seorang jurnalis juga dituntut untuk bisa membuat berita dalam berbagai versi dari satu peristiwa tanpa perlu liputan berulang-ulang,"dengan bermodalkan smartphone dan internet seorang wartawan mampu membuat berita dalam berbagai versi" kata Angger. (Shintia)

AJI Lampung Gelar Coaching Clinic untuk Pers Mahasiswa

Foto peserta bersama dengan Ketua Aji Bandar Lampung Yoso Muliawan ( Keempat dari kiri pada barisan belakang) dan Angger Putranto (Kedua dari kanan di barisan depan)  
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung mengadakan workshop jurnalistik Couching Clinic di Rumah Albi,Way Halim,Bandar Lampung (22/08).

Acara ini dihadiri oleh 18 orang peserta dari berbagai Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang tergabung dalam Aliansi Pers Mahasiswa (APM) Lampung.

Ketua AJI Bandarlampung Yoso Muliawan mengatakan bahwa acara ini merupakan rangkain dari perayaan HUT ke-21 AJI yang jatuh pada tanggal 7 Agustus kemarin. "Couching Clinic diadakan untuk merayakan HUT AJI dan workshop dengan tema menjadi jurnalis di era multimedia" ungkap Yoso.

Couching Clinic ini menghadirkan Angger Putranto sebagai pemateri, Angger sendiri merupakan wartawan Kompas regional Lampung.

Sama seperti workshop pada umumnya peserta tidak hanya menerima materi tetapi juga diberi kesempatan untuk melakukan simulasi dengan membuat berita versi online, versi cetak dan visual audio bergerak dalam satu waktu.


Tidak hanya couching clinic, dalam rangka HUT ke-21, AJI juga mengadakan Riuangan Kebangsaan dan Donor Darah di IBI Darmajaya pada hari kamis (20/08). Puncak acara akan diadakan malam penghargaan bagi jurnalis Lampung pada malam tanggal 29 Agustus di Kafe Dawiels Lampung. (Shintia)

Selasa, 18 Agustus 2015

Mahasiswa Unila, Aksi Simpatik Transparansi Pilrek dan Banding UKT Lanjutan

Mahasiswa Universitas Lampung sedang melakukan aksi │Yunus Ardhan


Mahasiswa Universitas Lampung menuntut transparansi pemilihan Rektor Universitas dengan mengadakan aksi pada Selasa (18/8). Aksi ini di koordinir oleh Menteri Aksi dan Propaganda BEM UNILA Nadziril Syah. Kegiatan ini diawali dengan pawai ke setiap fakultas di Unila, kemudian menuju gedung rektorat hingga gerbang belakang unila yang menjadi pusat aksi tersebut.

Puncak aksi kali ini di ilustrasikan pada sebuah teater yang diperankan oleh mahasiswa FKIP Unila. Dalam penampilan teater ini terlihat Senat sebagai pemegang kekuasaan penuh terhadap Pilrek, namun meninggalkan identitas Indonesia yang merupakan negara demokrasi.

Dimas Aji Sukma selaku Kepala Departemen Kebijakan Publik BEM Fmipa unila menuturkan “Salah satu penyebab tuntutan ini karena tidak adanya kejelasan tentang pemilihan rektor, namun panitia Pilrek telah dibubarkan dan diadakannya jaring aspirasi pada saat liburan perkuliahan” Jelasnya. Dimas juga berharap agar aksi kali ini dapat didengar dan dapat disosialisasikan mengenai Pilrek kepada mahasiswa Unila. (Laili)

Senin, 17 Agustus 2015

Membangun Semangat Baru UKMF Natural Universitas Lampung Adakan UPGRADING

                                                                                                                                                                                        Dok. Natural
Setelah beberapa bulan yang lalu dilakukakan pelantikan kepengurusuan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Natural (UKMF Natural) periode 2015/2016,  kini UKMF Natural kembali memulai agenda diawal  kepengurusan yang baru. Sabtu (15/08) UKMF Natural melakukan kegiatan Upgrading yang sebagaimana dilakukan kepengurusan-kepenguran sebelumnya.  Kegitan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB, dengan pembukaan kegiatan  di Area Sekretariat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung. Kegiatan upgrading dihadiri oleh 18 orang pengurus dari beberapa bidang dan biro UKMF Natural.

Pada pembuka kegiatan tersebut Yunus Ardhan (Ilkom’13) selaku pimpinan umum UKMF Natural periode 2015/2016 memberikan sambutannya untuk memulai kegiatan tersebut. Dalam sambutannya ia mengatakan dengan diadakannya upgrading diharapkan  kepengurusan Natural periode kepengurusannya dapat memompa semangat baru untuk kemajuan dan kelancaran UKMF Natural kedepannya. “Ini adalah awal dari perjalanan kita diawal periode ini, saya harap kita dapat mengambil banyak pelajaran dari kegiatan ini” Tegasnya.

Kegiatan upgrading dilakukan di sekitaran universitas lampung, dibagi menjadi tiga pos yaitu pos kreativitas, kebersamaan dan kepercayaan  .Setiap pos diisi oleh beberapa staf ahli dan alumni. Disetiap pos memiliki tantangan tersendiri bagi setiap kelompok, untuk melatih mereka dalam bekerjasama, berstrategi dengan kreativitas, serta saling percaya. Diakhir kegiatan peserta bersama staf ahli dan alumni melakukan sharing bersama. (Septi)

Universitas Lampung Merayakan Hari Kemerdekaan, Upacara Berlangsung Khidmat

Rektor Universitas Lampung  │ Riri Auliya
17 Agustus 1945 menjadi momen penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Keluarga Universitas Lampung pada Senin (17/08/2015) memulai hari penting ini dengan memadati Lapangan Sepak Bola Unila tampak para pendidik, mahasiswa, mahasiswa baru serta tamu undangan telah memadati lapangan sejak pagi pukul 07.00 WIB. 

Diperkirakan peserta upacara tahun ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.  Upacara kali ini hanya melalui satu gladi sehingga para peserta upacara mengikuti upacara dengan khidmat.  

Dalam pidatonya, Prof. Dr. Ir. Sugeng P Hariyanto M.Si. Rektor Unila menyampaikan bahwa kini semakin ketatnya persaingan dalam mencari pekerjaan maka Presiden RI Joko Widodo berpesan agar kita harus mempunyai prinsip “Ayo Kerja” sehingga tingkat pengangguran dan kemiskinan dapat teratasi. Terutama bagi para mahasiswa/i yang masih memiliki semangat yang berkibar seperti bendera merah putih, bendera pusaka kita tercinta. 

Dalam upacara ini juga diharapkan para mahasiswa dapat terus memperingati dan memiliki semangat juang yang sama besarnya dengan para pejuang yang telah berkorban untuk kemerdekaan NKRI. 

Selasa, 11 Agustus 2015

PELANTIKAN PENGURUS HIMAKOM 2015/2016



Pelantikan Pengurus Himakom 2015/2016 | Estu
Senin (10/8), Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer (Himakom), Wahyudi telah resmi melantik lebih dari 120 pengurus baru Himakom periode 2015/2016. Bertempat di Gedung Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Unila, pelantikan tersebut dihadiri Ketua Jurusan Ilmu Komputer yaitu Ir. Machudor Yusman, M.Kom, anggota kehormatan Himakom dan beberapa perwakilan dari Lembaga Kemahasiswaan yang ada di Fakultas MIPA.

Saat ditanya tentang seberapa yakin kepengurusan Himakom periode 2015-2016 akan suskes, ia menjawab dengan yakin 90% akan sukses, 10% sisanya adalah kehendak Tuhan. "Melihat dari antusiasme mereka yang tinggi dan banyaknya jumlah pengurus tahun ini saya yakin 90% Himakom akan sukses dan 10%nya adalah kehendak Allah swt." tutur Wahyudi.

Ia menambahkan fokus utama dalam kepengurusan ini adalah meningkatkan kekompakan di internal Himakom. "Yang pertama ingin kami benahi adalah kekompakan, karna setelah melakukan wawancara pengurus baru Himakom masalah utamanya adalah kekompakan. Setelah internal kompak baru kita kejar prestasi" tambah mahasiswa Ilmu Komputer angkatan 2013 itu.

"Semoga kedepannya Himakom dapat bersatu, menyatukan dirinya untuk meraih prestasi yang akan meningkatkan level jurusan kita" tutup Wahyudi.(Estu)

Senin, 10 Agustus 2015

PELANTIKAN PENGURUS HIMAKI 2015/2016

Doc. Natural
Minggu (9/7) telah dilaksanakan pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Kimia(Himaki) yang dilaksanakan di gedung dekanat lantai 3 FMIPA  Unila. Acara diawali dengan sambutan oleh Arif Aulia Rahman selaku ketua umum Himaki periode 2015-2016, Sekertaris jurusan kimia Fmipa Unila ,Mulyono, Ph.D. serta wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni Drs. Tugiono, M.Si., Ph.D. Pelantikan ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Lembaga Kemahasiswaan Fmipa Unila, dewan pembina dan 77 mahsiswa kimia yang akan dilantik.

Dalam sambutannya Arif berharap agar kepengurusan tahun ini bisa saling bekerja sama dan mampu mempertahankan dan mengembangkan prestasi yang telah diraih oleh kepengurusan tahun sebelumnya serta mampu menjalin hubungan baik dengan alumni.

Dengan dilantinya kepengurusan ini, tidak sedikit harapan dari berbagai kalangan terutama bagi pengurus yang dilantik seperti Rahma Hanifah (kimia 2014) yang mengharapkan kepenngurusan ini semakin solid dehingga dapat membangun dan mengembangkan himaki menjadi lebih baik dari sebelumnya.(laili)

PELANTIKAN PENGURUS BEM FMIPA 2015/2016

Pelantikan Pengurus BEM FMIPA 2015/2016 | Khasandra
Natural,-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas MIPA Universitas Lampung melaksanakan pelantikan pengurus sebanyak 60 mahasiswa, Jumat (07/08) sore di Gedung Ilmu Komputer FMIPA. Pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Drs. Tugiyono, Ph.D. Ketua Umum LK dan HIMA di FMIPA, dan Perwakilan dari BEM Unila, Departemen Dalam Negeri.

Dalam sambutannya,Khoirul Anwar selaku Gubernur BEM FMIPA Unila menyampaikan bahwa BEM merupakan kelompok atau badan yang telah berdiri sejak 15 tahun yang lalu. Ketika sudah tergabung ke dalam BEM, diharapkan teman-teman dapat berkontribusi tidak hanya namanya saja yang tercantum dalam Surat Keputusan sedangkan untuk yang belum bisa bergabung bersama BEM diharapkan juga untuk bisa tetap berkontribusi sebagai partisipan ataupun pendukung kegiatan BEM.

“Ada mahasiswa yang menonjol di akademis, adapula yang di nonakademis. Walaupun berorganisasi, jangan sampai IP kita jatuh. Karena dalam mencari pekerjaanpun ada beberapa perusahaan yang menentukan pula IP disamping pengalaman organisasi. Tidak hanya organisasi, akademik pun juga harus terdukung. “ujar Drs. Tugiyono, Ph.D. (Khasandra)

Kamis, 06 Agustus 2015

Ganja Berperan Mengobati HIV/AIDS

Doc. Internet
Ganja adalah tumbuhan yang memiliki zat psikoaktif yang bernama Tetrahydro-cannabinol (THC). Cannabis Sativa adalah sejenis herbal yang memiliki senyawa kimia THC yang terbukti memiliki nilai pengobatan yang sangat baik.

Karena memiliki nilai  pengobatan dan terapi, ganja dapat menjadi obat yang sangat baik dalam pengobatan pasien kanker dan AIDS.

Ganja atau Cannabis telah terbukti memainkan peranan penting dalam pengobatan AIDS. Sebuah studi telah dilakukan oleh para peneliti di University of California, San Francisco di mana pasien yang merokok ganja mengalami lega dari rasa sakit kaki kronis yang berhubungan dengan AIDS.

Ganja Untuk HIV/AIDS Berpotensi Sebagai Penyembuh

Walaupun telah ada obat dari ganja yang dilegalkan oleh pemerintah, ganja untuk HIV/AIDS ini masih bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Bukan tidak mungkin ganja mengobati AIDS, tidak hanya sekedar terapi, tetapi juga, sebagai pembasmi penyakit yang belum mempunyai vaksin atau penyembuh ini. HIV/AIDS ini adalah penyakit yang sangat membahayakan, karena si penderita penyakit ini seringkali berakhir dengan kematian. HIV/AIDS ini adalah suatu penyakit dimana sebuah virus menginfeksi sistem imun manusia yang ditumpanginya, hal ini menyebabkan penderita mengalami penurunan sistem imun atau kekebalan tubuh dari waktu kewaktu.

Ganja Membantu Dalam Mengurangi Sakit Otot Dan Nyeri Sendi

Di kutip dari fogcityjournal.com “Ganja bisa mengurangi nyeri saraf pada pasien HIV. Dalam sebuah percobaan, 50 orang yang mengalami gangguan saraf HIV diminta untuk merokok ganja 3-4 kali sehari.” Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri saraf dapat dikurangi menjadi 34% pada pasien tersebut.

Menurut penelitian dari jurnal Neurology dan laporan ilmiah, rokok ganja telah terbukti mengurangi nyeri saraf kronis pada pasien HIV sebesar 70%. Dan telah terdeteksi tidak ada efek samping yang serius.

Merokok Ganja tidak secara langsung berhubungan dengan kanker paru-paru, namun iritasi yang disebabkan oleh masuknya asap ganja ke dalam saluran pernafasan dapat menyebabkan bronkitis.

Ganja Untuk HIV/AIDS Masih Akan Dikembangkan

Penyakit HIV/AIDS menular melalui cairan tubuh, terutama ketika kegiatan sex tanpa pelindung, pemakaian jarum suntik yang sama dengan penderita, transfusi darah, dan bahkan bisa diturunkan dari seorang ibu kepada anaknya. Mengingat betapa bahayanya dan mudahnya penularan jenis penyakit ini, peneliti diseluruh dunia berlomba-lomba untuk menemukan obatnya. Salah satu yang paling memungkinkan adalah dengan menggunakan ganja. Ganja untuk HIV/AIDS ini berpotensi sebagai penyembuh karena dalam dosis dan pengawasan yang tepat, peneliti menemukan peningkatan sistem imun tubuh pada manusia setelah mengonsumsi ganja obat HIV ini. Selain itu, sebuah badan perawatan penderita HIV/AIDS mengonfirmasi bahwa konsumsi ganja telah membawa banyak manfaat terhadap pasien mereka.

Pada saat sekarang ini, beberapa negara telah melonggarkan peraturannya terkait ganja medis  ini. Ganja memang tidak sepenuhnya mempunyai efek yang buruk, berbagai penyakit banyak diakui peneliti bisa disembuhkan dengan tumbuhan ganja ini. Ganja untuk HIV/AIDS adalah salah satu contoh dari manfaat tumbuhan ganja dalam memperbaiki kualitas hidup manusia.

Menuju Kancah Internasional, FMIPA Unila Torehkan Prestasi di Berbagai Bidang

  Dok. Natural Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) dalam rangka Dies Na...