Kamis, 31 Agustus 2017

Telah Terungkap Sejarah Matematika dari Tabel Kuno


Sudah hampir satu abad, tabel misterius itu disebut Plimpton 322. Tabel tersebut ditemukan oleh Edgar Banks, seorang arkeolog Amerika di Irak awal tahun 1900-an. 

Saat ini, peneliti dari University of New South Wales menyebutnya sebagai salah satu tabel trigonometri tertua dan mungkin paling akurat pada zaman kuno. Temuan tersebut dipublikasikan pada jurnal Historia Mathematica-jurnal resmi untuk Internasional Commission on the History of math. 

Tabel Plimpton 322 terdiri dari 15 baris dan 4 kolom yang saling berpotongan. Tabel ini memiliki jumlah dasar 60, kemungkinan digunakan kaum Babilonia kuno untuk menciptakan bilangan bulat. 
Sedangkan fungsi dari tabel tesebut menurut Norman Wilcberger beserta tim penelitinya mengungkapkan bahwa, tabel itu digunakan untuk studi segitiga dengan temuan berdasarkan rasio, bukan sudut. Kemudian, dibagian atas tabel, rasio yang relatif sama menciptakan segitiga sama sisi. Semakin ke bawah, rasio mengurangi kecendrungan atau inklinasi segitiga, menciptakan segitiga yang lebih sempit. 

Daniel Mansfield mngungkapkan, “ Tabel ini merupakan mahakarya matematika yang menarik dan kejeniusannya tidak perlu diragukan lagi,” tutur peneliti asal University of New South Wales saat siaran persnya. Peneliti tersebut berspekulasi tabel itu bisa digunakan pada survei medan atau mendirikan bangunan. Contohnya, mengetahui tinggi dan lebar bangunan, pendiri bangunan era kuno perlu mendirikan lereng piramida terlebih dahulu agar menghasilkan pengukuran yang tepat. 

Sumber : NationalGeographicIndonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HIMAFI Gelar Workshop Karya Tulis Ilmiah

Dok. Natural Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) mengadakan...