Selamat Hari Pers Nasional tanggal 9 Februari 2019

Hari Pers Nasional ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985, dimana Presiden Soeharto yang sedang menjabat sebag...



Hari Pers Nasional ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985, dimana Presiden Soeharto yang sedang menjabat sebagai Kepala Negara saat itu menjelaskan bahwa dalam mengembangkan kehidupan Pers Nasional Indonesia sebagai pers yang bebas dan bertanggung jawab berdasarkan Pancasila, maka perlu menetapkan tanggal 9 februari sebagai Hari Pers Nasional. Akan tetapi, sebelum ditetapkanya keputusan tersebut Hari Pers Nasional sudah dibahas dalam kongres ke-28 Persatuan Wartawan Indonesia pada 1978 guna menghargai peran serta eksistensi pers secara nasional maka digagaskan suatu hari khusus guna memperingatinya. Pada tanggal 19 februari 1981 melalui sidang pers ke-21 Dewan Pers, gagasan tersebut disetujui oleh dewan pers dan akan diajukan kepada Pemerintah.

Hal yang melatarbelakangi adalah terbentuknya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tanggal 9 februari 1946 yang merupakan peristiwa bersejarah bagi pers nasional Indonesia. PWI terbentuk ditengah-tengah gejolak dalam mempertahankan NKRI dari ancaman kembalinya penjajah di tanah air ini, dimana peran wartawan sangat penting dalam menyerukan suara perjuangan bangsa menolak menjadi negara boneka melawan pers penjajah yang selalu berusaha memberi pengaruh pada masyarakat.

Pada masa pergerakan PWI memiliki dua peran yaitu sebagai aktivis pers yang bertugas dalam pemberitaan guna menyadarkan masyarakat pentingnya atas kesadaran nasional serta sebagai aktivis politik dalam melawan penjajahan bangsa. Tugas pers saat itu sangatlah penting terutama dalam menyadarkan masyarakat bahwa negara kita belum sepenuhnya merdeka masih ada penjajah yang ingin meguasai Indonesia. Mengajak  masyarakat untuk ikut serta dalam memerdekan Indonesia secara penuh bukan perkara mudah kareana pada saat itu pers asing dan pers penjajah juga memberikan pengaruh yang menyesatkan peikitan masyarakat.

Pers dari masa ke masa telah banyak mengalami pasang surutnya mulai dari dibatasi oleh kolonialisme hingga dibungkamnya kebebasan bersuara, namun semua itu tidak menyusustkan mental para wartawan dan jurnalis dalam menyerukan suaranya guna mempertahankan kedualatan dan itegritas bangsa Indonesia. Selain untuk meghormati kehidupan perjuangan pers nasional yang berperan aktif dalam perjuangan sejarah Indonesia diharapkan dengan diperingatinya hari pers nasional para insan pers serta masyarakat mampu bergerak aktif dalam menulis serta menyuarakan pendapatnya guna mewujudkan cita-cita bangsa. (Faridatun)

Posting Komentar

  1. Disuruh buka Ama "Abdullah" , lanjutkan, makin tebar kebermanfaatan

    BalasHapus

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item