Nadiem Makarim: Dari Pendiri Gojek Hingga Menteri

Sumber : NTTupdate Siapa yang tidak mengenal sosok Nadiem Makarim? Nama Nadiem Makarim dikenal sebagai Pendiri Gojek yaitu sebuah perusa...

Sumber : NTTupdate
Siapa yang tidak mengenal sosok Nadiem Makarim? Nama Nadiem Makarim dikenal sebagai Pendiri Gojek yaitu sebuah perusahaan startup teknologi jasa transportasi yang terkenal di Indonesia. Kini sosok Nadiem Makarim yang dulunya CEO Gojek,  terkenal sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di era Presiden Joko Widodo.

Dilansir dari NTTUpdate, Nadiem Makarim merupakan lulusan Harvard University dan lulus dengan menyandang gelar MBA (Master Business Of Administration). Ia diketahui pernah bekerja di sebuah perusahaan Mckinsey & Company, sebuah konsultan ternama di Jakarta dan menghabiskan masa selama tiga tahun bekerja di sana. Diketahui pila ia pernah bekerja sebagai Co-founder dan Managing Editor di Zalora Indonesia kemudian menjadi Chief Innovation Officer kartuku.
Berbekal banyak pengalaman selama bekerja, Nadiem kemudian memberanikan diri untuk berhenti dari pekerjaannya  dan mendirikan perusahaan Gojek pada tahun 2011. Ide bisnis transportasi Gojek sendiri berasal dari pemikirannya ketika ia berdiskusi dengan tukang ojek langganannya.

Setelah lama menjadi CEO Gojek, kemudian pada bulan Oktober 2019 ia kemudian memilih mengundurkan diri dari Gojek. Setelah mundur dari Gojek, Nadiem Makarim kemudian ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Indonesia Maju tahun 2019 hingga 2024.
Sosok Nadiem lebih terkenal lagi dikarenakan pidatonya pada Hari Guru Nasional yang diperingati pada  25 November 2019. Pidatonya dapat menyedot perhatian publik. Pada awal kalimat, nadiem mengucapkan permintaan maaf karena yang ia sampaikan berbeda dengan para pendahulunya. Ia juga menyampaikan rasa simpatinya kepada para guru di Indonesia dan memandang tugas administratif yang dibebankan kepada guru menghambat mereka untuk membantu para murid.
“Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi Anda tidak dapat diberi kepercayaan untuk berinovasi,” ujarnya dalam pidato Hari Guru Nasional.
Apa yang disampaikan sosok Nadiem Makarim pada pidatonya sangatlah membuat ramai publik  karena yang dibicarakannya sangat mencerminkan berbagai masalah yang dihadapi oleh para guru di Indonesia. Sosoknya sebagai seorang menteri diharapkan dapat memberikan perubahan yang sangat besar bagi pendidikan di Indonesia.

Reporter : Yuni


Related

Inspirasi 6181456592354547443

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item