Minggu, 26 Juli 2020

Buletin Info Natural Edisi 94 dan 95

Ilustrasi sampul Buletin Info Natural edisi 94 dan 95.

Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Natural MIPA terbitkan buletin info natural edisi 94 dan 95 secara daring pada Senin (27/07). Buletin edisi 94 mengangkat topik utama yang berjudul Menguak Peran Mahasiswa terhadap Akreditasi.

Bersamaan dengan itu, diterbitkan pula buletin edisi 95 dengan judul utama Menilik Pro Kontra Kuliah Daring di FMIPA. Pandemi Covid-19 berdampak pada aktivitas masyarakat, terlebih pada perkuliahan yang diberlakukan semua secara daring. Akibatnya, menimbulkan pro kontra dalam pelaksanaannya.

Ketahui lebih lengkap mengenai isi dari kedua buletin. Berikut lampiran link buletin edisi 94 dan edisi 95:
1. Buletin Info Natural edisi 94
https://bit.ly/Buletin_Natural_Edisi_94
2. Buletin Info Natural edisi 95
https://bit.ly/Buletin_Natural_Edisi_95

(Aniisah)

Kamis, 09 Juli 2020

Salat Dhuha Membuat Awet Muda

Doc. Merdeka.com
Ibadah salat Dhuha merupakan salat sunnah yang dilakukan di waktu pagi. Waktu pelaksanaannya dilakukan pada 20 menit setelah matahari terbit hingga 15 menit sebelum waktu Dzuhur tiba.

Tata cara pelaksanaan salat Dhuha sama seperti salat pada umumnya yaitu di mulai dari takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Namun perbedaannya terletak pada niatnya. dan jumlah rakaat pada salat Dhuha. Rakaat pada salat Dhuha berjumlah minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat dengan pada 2 rakaat diakhiri dengan satu salam.

Dilansir dari Merdeka.com, ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan jika rajin dan ikhlas melaksanakan salat Dhuha. Diantaranya sebagai berikut:

Dicukupkan kebutuhannya
Salat dhuha memiliki manfaat melancarkan rezeki, seperti pada hadist Rasulullah SAW, dari Nu’aim bin Hammar Al Ghathafani, Rasulullah SAW bersabda:
“Allah Taala Berfirman : Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaat sholat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”(HR Tirmidzi no 475, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami no 4342).

Diampuni Dosanya
Seseorang yang rajin salat Dhuha, maka ia akan diampuni dosanya oleh Allah SWT, meski sebanyak buih di laut, seperti yang tertulis dalam hadist yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu Majah.
Artinya:”Siapa yang membiasakan (menjaga) salat Dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”(HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Melancarkan Peredaran Darah
Manfaat lain dari salat Dhuha adalah melancarkan peredaran darah. Pada saat salat Dhuha tubuh akan menggerakkan semua otot yang masih kaku agar peredaran darah menjadi lancar dan badan terasa lebih segar dan bugar.

Terlihat Awet Muda
salah satu manfaat salat Dhuha yaitu akan terlihat awet muda. Hal ini karena sebelum salat kita akan berwudhu. Saat berwudhu, wajah akan terkena air wudhu , dan senantiasa kulit akan terjaga kesegaranya dan kelembabannya. Tidak hanya itu, jika kita berwudhu dan mengusap wajah secara merata dan benar serta tepat dapat membuat kulit akan menjadi kencang dan tidak mudah kendur.

Selain keempat manfaat di atas masih banyak lagi manfaat salat Dhuha jika kita melakukannya dengan rajin. Terlebih lagi jika melaksanakannya ikhlas karena Allah SWT maka akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Oleh sebab itu mulailah dari sekarang rajin melaksanakan salat Dhuha agar segala urusan kita di permudah dan selalu dekat dengan Allah SWT.

Reporter: Olivia

Rabu, 08 Juli 2020

Pengajuan Centang Biru Twitter dibuka lagi?

Doc. tekno.kompas.com



Twitter dikabarkan akan mengembalikan lagi pengajuan verifikasi akun atau penyematan lencana biru, setelah menangguhkannya sejak 2017 lalu. Pengajuan verifikasi kemungkinan akan menggunakan sistem baru.

Dilansir dari tekno.kompas.com, informasi ini dikuak oleh Jane Manchun Wong, engineer yang hobi mengoprek sistem media sosial, termasuk Twitter. Dalam akun Twitter Wong, ia menemukan opsi "Request Verification" di bagian "Personal Information".

Twitter mengonfirmasi hal ini dan mengatakan bahwa fitur itu belum muncul secara publik. Selama masa penangguhan, verifikasi akun dilakukan secara ad hoc atau diberikan secara khusus.

Hal ini kadang membuat bingung pengguna Twitter, bagaimana bisa sebuah akun mencapatkan lencana biru. Lencana biru sendiri diberikan untuk menandai sebuah akun high-profil atau berpengaruh bagi banyak pengguna.

Biasanya, akun terverifikasi diberikan kepada selebriti, tokoh publik, politisi, dan influencer. Namun, tidak semua akun terverifikasi memberikan dampak baik, sebagaimana yang diharapkan Twitter.

Pada tahun 2018, Twitter membuka kembali verifikasi akun secara perlahan. Beberapa akun diketahui 'beruntung' mendapatkan lencana biru.

Dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, dalam waktu dekat Twitter akan mempublikasikan dokumen bagaimana sebuah akun bisa mendapatkan lencana biru.

Harapannya, proses verifikasi akan bisa lebih transparan dan pengguna Twitter lain akan lebih paham mengapa perusahaan memutuskan untuk memberikan lencana biru kepada sebuah akun.

Reporter: Yuni


Senin, 06 Juli 2020

Bayangan Jadi Sumber Energi Listrik

Doc. Royal Society of Chemistry

Bayangan sering kali terabaikan namun kini telah ditemukan kegunaannya. Hal ini bukan sekedar fiksi ilmiah. Hasil penelitian yang mengemukakan bayangan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif. 

Dilansir dari NUS News, Minggu (14/6/2020) terobosan penelitian tim dari NUS Material Science and Engineering serta NUS Physics berhasil memanfaatkan kontras dalam pencahayaan antara area yang menyala dan dibayangi untuk menghasilkan listrik. Perangkat yang disebut shadow-effect energy generator (SEG) telah dilaporkan tercatat dalam jurnal ilmiah Energy & Enviromental Science pada 15 April 2020.

“Bayangan ada di mana-mana, dan kita sering membiarkannya begitu saja. Dalam tenaga surya konvensional atau aplikasi optoelektronik di mana sebuah sumber cahaya yang stabil digunakan untuk menggerakkan perangkat. kehadiran bayangan tidak dibutuhkan, karena bayangan mengurangi performa perangkat. Dalam pekerjaan ini kita memanfaatkannya pada kontras cahaya yang disebabkan oleh bayangan sebagai sumber daya tidak langsung. Kontras pada cahaya menginduksi perbedaan voltase antara bayangan dan bagian yang diterangi sehingga menghasilkan sebuah arus. Konsep baru dari memanen energi dalam kehadiran bayangan ini tidak pernah terjadi sebelumnya", jelas asisten ketua tim peneliti Profesor Tan Swee Ching yang berasal dari NUS Material Science and Engineering. SEG terdiri dari satu set sel SEG yang tersusun atas sebuah plastik film fleksibel dan transparan. Setiap sel SEG merupakan lapisan tipis dari emas yang diendapkan di atas silikon tipis.

Tim yang beranggotakan enam orang membutuhkan waktu enam bulan untuk membuat konsep, mengembangkan, dan menyempurnakan perangkat. Pada fase penelitian selanjutnya tim NUS akan bereksperimen dengan bahan selain emas untuk mengurangi biaya SEG. Peneliti NUS juga mengembangkan sensor mandiri dengan fungsi serba guna, serta SEGS yang dapat melekat pada pakaian untuk menghasilkan energi selama beraktifitas sehari-hari. Hal lain yang menjanjikan dipenelitian ini adalah pengembangan panel SEG dengan biaya rendah untuk efisiensi pemanenan energi dari pencahayaan di dalam ruangan.

Reporter : Zamhara

Minggu, 05 Juli 2020

Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran untuk Perguruan Tinggi Tahun Ajaran 2020/2021

Doc. Kemendikbud
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) mengumumkan tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Senin (15/06) di akun Youtube Kemendikbud RI.

Dilansir dari Tribunnews.com, penyusunan panduan ini melibatkan Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Pembelajaran untuk Tahun Ajaran 2020/2021 di lingkungan perguruan tinggi akan tetap dimulai pada Agustus 2020 dan Tahun Akademik Pendidikan Tinggi Keagamaan 2020/2021 dimulai pada September 2020. 

Metode pembelajaran yang diterapkan untuk mata kuliah teori di semua zona wilayah diterapkan secara daring, begitu pula untuk mata kuliah praktik sedapat mungkin diterapkan secara daring. Jika mata kuliah tidak dapat diterapkan secara daring, mata kuliah diletakkan di bagian akhir semester.

Selain itu, pemimpin perguruan tinggi di semua zona wilayah hanya dapat mengizinkan aktivitas mahasiswa di kampus jika memenuhi protokol kesehatan dan kebijakan yang dikeluarkan direktur jenderal terkait. Kebijakan ini mencakup kegiatan yang tidak dapat digantikan secara daring, seperti penelitian di laboratorium untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Berlaku juga untuk tugas laboratorium, praktikum, studio, bengkel, dan kegiatan akademik/vokasi serupa.

Reporter: Ferzy

Sabtu, 04 Juli 2020

Mahasiswa Unila Adakan Kegiatan Kancing (Kasih Makan Kucing) Saat Pandemi

Doc. @kucing_unila

Salah satu hewan yang sering kali kita jumpai di Unila adalah kucing. Kucing-kucing ini tersebar diseluruh fakultas yang terdapat di Universitas Lampung. Selama perkuliahan dilakukan secara daring akibat adanya Covid-19, hewan lucu dan menggemaskan ini terlihat kurus. Makanan yang biasanya diberikan oleh mahasiswa ataupun sisa makanan dari kantin kini sudah tidak ada lagi.

Oleh sebab itu, mahasiswa Unila berinisiatif untuk membuat gerakan Kancing (Kasih Makan Kucing). Kancing (Kasih Makan Kucing) adalah gerakan yang diinisiasi oleh Invasi Kebaikan, sebuah komunitas non struktural yang terbentuk dari kepanitiaan penyambutan mahasiswa baru 2019 (Harmoni 4.0).

Ide kegiatan Kasih Makan Kucing ini terinspirasi dari mahasiswa ITB. Dimana saat pandemi, Masjid Salman ITB ditutup, sedangkan banyak kucing disana. Kejadiannya pun sama dengan Unila, kucing di Unila yang banyak disetiap fakultas yang biasanya makan dari sisa manusia atau diberi makan, saat pandemi sumber makanan semakin sedikit, kantin-kantin pun tutup. Jadi, sebagai bentuk kepedulian terhadap kucing-kucing Unila, Invasi Kebaikan membentuk Gerakan Kancing (Kasih Makan Kucing).

Dana kegiatan ini diperoleh dari para donatur dan kantong pribadi. Kegiatan ini sempat tersendat pada bulan Ramadhan lalu dikarenakan kehabisan dana. “Tapi Alhamdulillah kami dibantu oleh akun @baranghilangunila dalam kampanye open donasi untuk makanan kucing Unila dan Alhamdulillah sekarang masih ada simpanan untuk membeli makanan kucing beberapa pekan kedepan,” ucap Dendi Rosandi, Mahasiswa Fisika selaku pencetus kegiatan Kancing (Kasih Makan Kucing).

Awal keberjalanan Kancing (Kasih Makan Kucing) dilaksanakan setiap hari selepas Ashar. Namun, karena kesibukan yang tiba-tiba di sore hari dan banyak yang pulang kampung, membuat kegiatan ini tidak menentu waktunya dan dilakukan saat waktu senggang. Oleh sebab itu, kegiatan ini berencana untuk membuat oprec volunteer agar dapat konsisten setiap hari memberi makan kucing.

Titik kumpul sebelum memberi makan kucing yaitu di Masjid Wasi’i Unila, tentunya dengan memperhatikan protokol keselamatan covid-19 seperti menggunakan masker dan membawa hand sanitizer. Kemudian bergerak ke seluruh fakultas. Namun, sekarang fakultas kedokteran dan ekonomi tidak lagi dikunjungi, karena satpam disana berbaik hati untuk membantu memberi makan kucing, sehingga satu kilogram makanan kucing selalu dititipkan pada satpam FK dan FEB.

Kegiatan ini mengalami beberapa kendala, karena keberjalanan kegiatan ini tergantung pada donasi, ketika donasi sudah tidak ada maka bisa jadi kegiatannya akan berhenti. Kemudian kesibukan orang-orang yang turun langsung memberikan makanan kucing setiap harinya. Dan juga kendala cuaca.

“Kegiatan ini memberi kesan tersendiri, ketika kucing-kucing yang dulunya liar saat diberi makan kabur, kini mendengar suara motor teman-teman saja kucing-kucing itu mendekat. Kegiatan ini bagaikan pelunak hati bagi teman-teman,” ucap Dendi. Tak hanya itu, Invasi Kebaikan menggagas beberapa projek-projek kebaikan yang lain, seperti berbagi sembako ke pedagang kaki lima Unila menjelang Ramadhan, juga program peminjaman buku online.

“Lakukan kebaikan sekecil apapun yang kamu bisa, bila pun kamu tidak bisa melakukan kebaikan itu, buatlah orang lain tau akan adanya potensi kebaikan dengan melalui media sosialmu,” pesan Dendi.

Reporter: Ajeng Puja

Kamis, 02 Juli 2020

Keutamaan Bagi Orang yang Sabar

Doc. Okezone.com
Sabar diartikan sebagai tahan menghadapi cobaan, tidak mudah marah, dan tidak lekas putus asa. Sabar juga berarti tenang dan dapat mengendalikan emosi dan diri saat diterpa banyak godaan dan ujian.

Dalam kondisi seperti saat ini di wabah virus Covid-19 yang sedang menjadi cobaan bagi seluruh umat di dunia. Maka sabar dan juga ikhlas merupakan hal yang harus dilakukan disaat seperti ini.

Dilansir dari CNN Indonesia, terdapat beberapa keutamaan dan janji Allah untuk orang yang sabar banyak terdapat di dalam Al-Qur’an. Berikut ini keutamaan dan balasan bagi orang yang sabar :

1.  Kesudahan yang baik.
Allah SWT menjanjikan orang-orang yang sabar menuai kesudahan yang baik setelah melewati cobaan dan ujian yang diberikan. Janji Allah ini terdapat dalam surat Hud ayat 49 dan Ar-ra'd ayat 22.

2. Keberuntungan.
Allah SWT juga bakal memberikan keberuntungan bagi orang-orang yang sabar, sesuai dengan surat Ali Imran ayat 200.

3. Disukai Allah.
Sesuai surat Ali Imran ayat 146, Allah SWT berfirman Allah menyukai orang-orang yang sabar.
Dalam surat Al-Anfal ayat 46 dan Al-Baqarah ayat 249 disebutkan bahwa Allah SWT bersama orang-orang yang sabar.

4.  Diberi petunjuk.
Allah bakal memberikan kabar gembira, petunjuk, berkah, dan rahmat-Nya kepada orang-orang yang sabar. Hal ini sesuai dengan surat Al-Baqarah ayat 155-157.

5. Martabat yang tinggi di surga.
Di akhirat, Allah menjanjikan martabat yang tinggi bagi setiap orang yang menjalani kehidupan di dunia dengan sabar.

Reporter: Mayda

Menuju Kancah Internasional, FMIPA Unila Torehkan Prestasi di Berbagai Bidang

  Dok. Natural Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) dalam rangka Dies Na...