Ternyata Ini Alasan BEM Unila Keluar dari Aliansi Lampung Memanggil

Dokumentasi Natural.  Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Lampung (Unila) memutuskan ke...

Dokumentasi Natural. 

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Lampung (Unila) memutuskan keluar dari Aliansi Lampung Memanggil. Berita ini dibenarkan pada konsolidasi KBM Unila di room google meeting,  Senin (12/10).

Raka Orlanda, Menteri Pergerakan BEM Unila menjelasakan bahwa keputusan ini berdasarkan perintah Presiden mahasiswa (Presma) BEM Unila dengan alasan massa aksi Aliansi Lampung Memanggil tidak terkontrol. Hal ini menyebabkan kericuhan yang tidak terkendali. 

"Selama 4 tahun saya ikut aksi di Lampung, baru pertama kali kericuhan terjadi saat aksi, sampai aparat keamanan menembakan gas air mata," ungkap Raka, Mahasiswa FMIPA 2016.

"Saat konsolidasi pun mereka (Aliansi Lampung Memanggil) tidak sepakat dengan usulan untuk coolingdown dari gerakan-gerakan aksi massa padahal masih dalam tahap recovery korban massa aksi tanggal 7," tambahnya. 

Korban terluka salah satunya Maulana Ilham Fikri, Mahasiswa Fakultas Teknik. Pada pamflet donasi yang tersebar, Maulana harus menjalani Operasi Pembuluh Mata di Rumah Sakit Abdul Moloek.

Korban penangkapan dialami Gubernur dan Kepala Dinas Isu dan Pergerakan (Kadis Isper) BEM FMIPA Unila saat menggalang dana donasi. 


(Baca Kronologi Tertangkapnya Gubernur BEM FMIPA 2020)


Reporter : Bella,  Dewa, Lisna 

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item