Minggu, 13 Desember 2020

Renovasi Jembatan Bagi Warga Desa Pulau Pasaran

 

Doc. Lampost.co

Di Desa Pulau Pasaran, Kecamatan Telukbetung Barat, Kelurahan Kota Karang, Kota Bandar Lampung. Terdapat sebuah jembatan yang menjadi akses utama bagi warga di desa tersebut. Jembatan ini telah mengalami kerusakan parah dan dapat  membahayakan warga yang melintas. 


Desa Pulau Pasaran merupakan desa yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian desa binaan yang diselengarakan oleh Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMBIO) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (FMIPA Unila). 

Agung Ardian Syah, selaku Ketua Umum HIMBIO FMIPA Unila menjelaskan bahwa Pulau Pasaran dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan desa binaan kami, di desa tersebut terdapat sebuah jembatan yang keadaannya cukup memprihatinkan padahal jembatan itu merupakan akses utama bagi para warga. Seharusnya jembatan ini mendapat perhatian dari pemerintah untuk perbaikan dan pelebaran jembatan. 


"Keadaan jembatan yang berada di Pulau Pasaran cukup memprihatinkan karena terdapat bagian dari jembatan yang ambles dan berlubang sehingga ketika sedang terjadi pasang, air laut jembatan tergenang. Seperti di sisi pagar jembatan nampak bagian yang telah rusak. Jembatan pulau pasaran ini butuh dibuatkan kembali pagarnya dengan besi kokoh dan cor-coran agar menghindari terjadinya kecelakaan seperti jembatan yang amblas saat ada warga yang melintas di atasnya," tambah Muhammad Ilyas selaku Ketua Pelaksana dari Desa Binaan HIMBIO FMIPA Unila. 


Pak Edi, selaku ketua RT 10 menjelaskan "Rencana perbaikan jembatan ini telah lama digagas oleh warga desa, demi merealisasikan hal tersebut upaya yang akan di lakukan adalah pengajuan surat pembangunan dan perbaikan sarana desa (jembatan) kepada pemeritah kota. Selain perbaikan jembatan hal yang juga dibutuhkan warga desa adalah peningkatan tegangan listrik, Karena disini tiap rumah memiliki daya listrik hanya dibawah 200 volt. Rendahnya tegangan listrik ini menyebabkan mudahnya terjadi kerusakan dari sejumlah peralatan elektronik yang di miliki oleh warga," lugasnya pada saat tanya jawab via WhatApps oleh tim desa binaan HIMBIO FMIPA Unila (26/11).


Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Pilkada Walikota Bandar Lampung pada tanggal 09 November 2020. Harapan warga kepada para calon walikota baru untuk memiliki kepedulian akan kebutuhan perbaikan sarana jembatan di salah satu desa di kota Bandar Lampung ini. (06/12).


Reporter: Aini Robby Rodliyah

Jumat, 11 Desember 2020

Mengenal Kandidat Calon DPM FMIPA Unila Periode 2021 Jurusan Matematika

 

Doc. 2020pemirafmipa

Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) telah mengumumkan kandidat calon anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FMIPA Unila periode 2021. Selasa (24/11), di Instagram Pemira FMIPA.
 
Berdasarkan data dari instagram Pansus Pemira FMIPA, tercatat ada empat belas orang calon anggota DPM FMIPA Unila. Dari calon tersebut, terdapat tiga orang yang berasal dari jurusan Matematika angkatan 2018 yaitu, Syahrul, Atma Rahmawati, dan Habibah Della Fitriana. Syahrul, salah satu calon, menjabarkan visi dan misinya, serta langkah yang dilakukan kepada tim reporter Natural.

Syahrul termotivasi mencalonkan diri menjadi anggota DPM FMIPA karena, dorongan dari teman-temannya yang percaya bahwa ia sanggup untuk mengemban amanah menjadi anggota DPM FMIPA. Tak hanya itu, ia menuturkan bahwa ia ingin menambah pengalamannya dalam sebuah organisasi. Tak lupa dia juga menjabarkan visi-misi mencalonkan diri menjadi anggota DPM FMIPA 2021 yaitu, visinya ialah, “Menjadikan DPM FMIPA Unila sebagai Lembaga Legislatif yang Solid, Responsif, dan Komunikatif”. Adapun misi: 
1. Memaksimalkan kinerja DPM FMIPA Unila dalam melaksanakan peran serta fungsinya sebagai lembaga legislatif.
2. Berperan secara tanggap dan aktif dalam menjembatani aspirasi mahasiswa FMIPA Unila.
3. Melakukan komunikasi yang efektif dengan seluruh civitas academica FMIPA Unila.
4. Menciptakan rasa kekeluargaan di DPM FMIPA dan FMIPA.

“Empat bulan pertama saya akan memaksimalkan kinerja sebagai anggota DPM sesuai misi saya,“ ujar Syahrul
Masalah pengumpulan berkas Syahrul dibantu oleh tim suksesnya yang terdiri dari tiga orang. Salah satu berkas yaitu Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dikumpulkan dengan cara personal chat.

Syahrul optimis bakal menjadi anggota DPM FMIPA Unila karena, semua persyaratan sudah terpenuhi. Namun, dia juga berkata, “seandainya saya tidak terpilih menjadi anggota DPM FMIPA Unila, saya tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut karena mungkin dalam pemilihan saya kalah suara”.

“Harapannya yang pasti membuat FMIPA lebih baik tentunya, Abang kalau terpilih sebagai anggota DPM FMIPA tentunya akan menjalankannya sesuai kemampuan Abang dan amanah apa yang sudah menjadikan kewajiban Abang, ” tutup Syahrul.


Reporter : Arif, Inez, Karima, dan Sandi (Magang)

Mengenal Kandidat Calon DPM FMIPA Unila Periode 2021 Jurusan Biologi

 

Doc. Natural Unila

Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) telah mengumumkan kandidat calon anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FMIPA Unila periode 2021. Selasa (24/11), via Instagram.


Beberapa calon anggota DPM FMIPA Unila yang dinyatakan resmi lolos verifikasi akhir yaitu, 3 orang dari jurusan Kimia, 3 orang jurusan Biologi, 3 orang jurusan Matematika, 2 orang jurusan Fisika, dan 3 orang jurusan Ilmu Komputer.


Dikutip dari akun Instagram @2020pemirafmipa, tiga orang bakal calon dari jurusan Biologi yakni, Suci Miftahurizqi, Siti Inah, dan Novia Amonita. 


1.  Suci Miftahurizqi


Adapun visi yang dimilikinya ialah, “Menjadikan DPM FMIPA Unila sebagai Lembaga yang Interaktif, Berkontribusi Tinggi, dan Inspiratif di FMIPA”. Selain visi, Suci juga memiliki misi yaitu:

     a.  Membangun internal dengan melalui kekeluargaan.

     b. Menjalankan hubungan dengan seluruh elemen masyarakat FMIPA khususnya dalam bersinergi bersama dalam membangun FMIPA.

     c. Kritis dan berperan aktif serta memberikan kontribusi nyata memberi kebermanfaatan.


“Langkah besar yang akan diambil ketika terpilih menjadi anggota DPM adalah mengoptimalkan fungsi dari masing-masing lembaga. Dengan memaksimalkan peran-peran mereka, jangan sampai ada kesenjangan atau ada ketidaksesuaian dari fungsi lembaga tersebut agar FMIPA berjalan lebih baik lagi,” ungkap Suci. 


Suci berharap bisa membawa FMIPA lebih baik lagi tentunya bukan hanya sendiri tetapi bersama-sama untuk mewujudkan kontribusinya.


2.  Siti Inah


Selain Suci Miftahurizqi, Siti Inah juga lolos verifikasi akhir calon anggota DPM FMIPA Unila. Dengan visi, “Terwujudnya DPM FMIPA sebagai Lembaga yang Inspiratif  dan Bersinergi”. Adapun misinya yaitu memaksimalkan fungsi DPM sebagai lembaga yang aspiratif kemudian menjalin hubungan yang baik antar organisasi baik internal maupun eksternal.


“Mewujudkan visi misi yang sudah saya ajukan kemudian menjalankan fungsi dan peran DPM di FMIPA. Jika nantinya saya tidak terpilih saya akan menerima karena ini ‘kan DPM yang memilih teman-teman mahasiswa jadi kalau saya tidak terpilih berarti saya belum mampu menjadi anggota DPM,” ujar Siti.


Siti berharap DPM mampu menjadi lembaga yang dapat menjalankan peran dan fungsinya sebagai lembaga aspiratif untuk menampung aspirasi dari semua mahasiswa FMIPA.


3. Novia Amonita


Novia memiliki visi, "Mewujudkan DPM FMIPA Unila sebagai Lembaga Legislatif yang Profesional, Demokratis, serta Bermanfaat untuk FMIPA" dan beberapa misi, yaitu:

  a.  Melaksanakan serta memaksimalkan kinerja DPM FMIPA sebagaimana fungsinya.

  b. Berperan secara aktif menampung aspirasi mahasiswa FMIPA dalam menentukan kebijakan.

  c.  Menjalin hubungan yang bersinergi antar Lembaga Kemahasiswaan (LK) FMIPA.

  d.  Menumbuhkan rasa kekeluargaan internal DPM FMIPA.


"Bersama-sama dengan anggota DPM FMIPA Unila yang lain. Menyusun strategi, menyusun progja yang relevan ditahun 2021," jelas Novia


Novia memiliki harapan bahwa dapat menjadikan DPM lebih baik dan bisa menampung aspirasi dari seluruh rekan mahasiswa.


Reporter: Cindy, Kurniawan ,dan Siti Amanda (Magang)

Kamis, 10 Desember 2020

Persiapan Pasangan Calon Nomor Urut 2 Menyambut Pemira FMIPA Unila 2021

 

Doc. Peta_XXI

Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) telah mengumumkan kandidat Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA Unila periode 2021. Selasa (24/11), via Instagram. 


Terdapat dua Paslon yang lolos tahap seleksi berkas untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur FMIPA yang akan dipilih melalui Pemira pada tanggal 22 Desember 2020 mendatang. Kedua paslon tentunya sudah mempersiapkan diri untuk agenda tersebut, begitu pula dengan Paslon  nomor urut 2 yaitu, Muhammad Rifa'i (Ilmu Komputer 2018) sebagai calon Gubernur dan Indra Prasetya (Kimia 2018) sebagai calon Wakil Gubernur.


"Kalau dari kami, secara siap atau tidak siap ketika sudah datang saatnya InsyaAllah kami sudah siap. Kalau misalnya kami tidak siap lebih tidak maju ketika kami telah mempersiapkan semuanya tentu dengan tujuan menjadikan FMIPA lebih baik, FMIPA yang jaya. Selagi itu masih dalam tujuan kita menebar kebaikan, tentu kami dari awal sudah sangat siap menjadi pemimpin di FMIPA Universitas Lampung 2021," ujar Rifa'i saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (6/12). 


Dengan mengusung visi "Berperan Bersama Menjadikan FMIPA Universitas Lampung yang Lebih Baik, Bersinergis, Aktif, Inisiatif, dan Kontributif demi Mewujudkan FMIPA Jaya". Paslon nomor urut 2 memiliki misi untuk menuturkan kata aku, kamu, dia, dan mereka menjadi kita, penyambung aspirasi untuk kita semua, Mahakarya cinta dari kita untuk Universitas Lampung, FMIPA Universitas Lampung dan Indonesia, dan kita akan terus bergerak bersamamu.


Saat diwawancarai, Muhammad Rifa'i mengungkapkan berbagai hal yang akan mereka lakukan jika terpilih menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur FMIPA Universitas Lampung periode 2021, yakni menguatkan internalisasi Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) FMIPA, mengajak seluruh mahasiswa FMIPA berperan serta mengadakan projek bersama seperti bentuk pengabdian masyarakat, dan melakukan aksi-aksi yang bersifat keilmiahan. 


"Ketika kita punya jabatan, ketika kita punya amanah di sebuah lembaga yang besar maka semakin besar ladang kita untuk berbuat kebaikan, untuk menebarkan kebaikan ke tempat yang lebih luas, di FMIPA merupakan ladang kebaikan bagi saya, ketika saya memegang peran itu maka seratus persen saya akan pergunakan itu untuk kebaikan," tutur Rifa'i mengenai ketertarikannya menjadi calon Gubernur BEM FMIPA.


Pada masa berlangsungnya kampanye, berbagai kegiatan telah dilakukan oleh Paslon nomor urut 2, diantaranya adalah melakukan kampanye-kampanye secara online, dan mencari bekal silaturahmi dengan senior yang sudah mempunyai lebih banyak pengalaman.


Sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur FMIPA, tentu Paslon tak luput dari kesulitan maupun hambatan.  Rifa'i  mengaku bahwa mereka kesulitan karena di tengah pandemi ini mereka tidak bisa berkumpul dengan keramaian dan sulit untuk menemukan jadwal yang tepat untuk membuat sebuah konten. 


Muhammad Rifa'i berharap dari Pemira ini, demokrasi khususnya di FMIPA dapat hidup kembali dan semoga dampaknya bagi mahasiswa FMIPA dapat lebih kritis dan selektif dalam memilih pemimpin. 


"Dalam demokrasi atau berpolitik pasti terdapat suatu gesekan, dan dari hal itu tentu terdapat pelajaran yang dapat kita ambil, dan semoga bisa kondusif baik antara kedua paslon maupun tim yang ada di belakangnya tidak ada yang memancing keributan, tidak ada yang membuat kegaduhan mengikuti aturan yang ada InsyaAllah Pemira ini akan berjalan dengan aman," tutup Rifa’i.


Reporter: Salsabilla dan Arrum (Magang)

Mengenal Lebih Jauh Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 1 BEM FMIPA Unila

Doc. Dialektika_Beraksi


Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) telah mengumumkan kandidat Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA periode 2021. Selasa (01/12), di Zoom.

Salah satu kandidat Paslon nomor urut 1 yaitu, Rendi Efri Sanjaya (Matematika 2018) sebagai calon Gubernur dan Rizki Dwi Aptiant Putra (Fisika 2018) sebagai calon Wakil Gubernur.

Motivasi dari Paslon nomor urut 1 dalam mengikuti Pemira FMIPA Unila yaitu "Membawa Narasi Kesatuan untuk Menyatukan FMIPA" dengan visi menjadikan BEM FMIPA Unila berdaya, berkarya, dan berkarsa untuk masyarakat FMIPA, Unila, dan Indonesia. Salah satu misi Paslon yaitu dengan meningkatkan layanan aspirasi untuk mahasiswa dan elemen masyarakat FMIPA secara solutif, representatif, dan integratif. 

"Aksi nyata kami dengan membuat akun media kemenangan yang tidak menyinggung pihak lain," ujar Rendi via Google Meet.

Kampanye dilakukan untuk meyakinkan mahasiswa dan seluruh komponen yang ada di FMIPA menjelang Pemira nanti.

Paslon nomor urut 1 mengeluhkan kampanye dan  Pemira yang tidak bisa dilakukan secara offline, serta terlalu memakan waktu jika melalui daring.

“Harapan kami jika terpilih, bisa mengkonsolidasi serta menyelaraskan FMIPA,” ujar Paslon nomor urut 1.

Pesan Paslon nomor urut 1 untuk mahasiswa baru angkatan 2020. “Pemira adalah demokrasi di kampus, setiap mahasiswa mempunyai hak memilih. Jangan ada intervensi antar angkatan,” tutup mereka.


Reporter: Fahrika, Ega, dan Wulan (Magang)

Rabu, 02 Desember 2020

Tidak Sesuai Persyaratan, Calon Wapresma No. Urut 2 Pengurus Partai Politik

 

Doc. Pansusunila2020

Beredar bukti bahwa Agung Ilham Bahari sebagai Calon Presiden Mahasiswa (Capresma) Universitas Lampung (Unila) dari Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 sebagai pengurus Partai Gelora. Rabu, (2/12).


Hal tersebut dibenarkan pada Surat Edaran DPN Partai Gelora Indonesia dengan Nomor: 073/EDR/DPN GLR/VII/2020 menyatakan bahwa Agung Ilham Bahari sebagai anggota Generasi Muda Partai Gelora. 

Doc. Gelora Indonesia


Selain itu, portal berita online,  rmolllampung.com juga menyatakan seperti hal terkait. 

Doc. rmollampung.com


Keterlibatan Agung Ilham dalam partai politik ini bertentangan sebagaimana Persyaratan Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM U KBM Unila. 


Sampai berita ini dinaikan belum ada konfirmasi dari Agung Ilham sebagai Paslon No. Urut 2 ataupun dari Tim Sukses Julianto-Agung mengenai keterlibatan Agung Ilham Bahari dalam pengurusan Partai Politik tertera.



Reporter : Bella

Selasa, 01 Desember 2020

Debat Kandidat Calon Wakil Gubernur BEM FMIPA Unila

 

Debat Calon Wakil Gubernur BEM FMIPA Unila


Panitia Khusus (Pansus) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) telah mengadakan debat kandidat Calon Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA Unila periode 2021. Selasa (01/12), di ZOOM.


"Acara ini dihadiri oleh 128 peserta dengan rincian, yaitu 15 orang Pansus dan sisanya tidak bisa disebutkan dengan pasti," jawab Dwiky, selaku Ketua Pansus FMIPA Unila 2020 saat diwawancarai oleh reporter Natural via WhatsApp.


Adapula serangkaian persiapan khusus yang dilakukan demi terlaksananya acara. Pertama, mengadakan rapat internal Pansus untuk membahas teknis dan sebagainya. Kedua, Pansus mengoordinasikannya dengan Roniyus selaku Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA Unila. Lalu, dilanjutkan dengan menjaring segala bentuk aspirasi mahasiswa FMIPA Unila yang kemudian disaring dan disampaikan ke masing-masing calon untuk ditanggapi.


Debat kandidat ini diadakan dengan tujuan sebagai wadah kepada seluruh mahasiswa FMIPA Unila agar lebih mengenal siapa saja yang akan menjadi Wakil Gubernur BEM FMIPA Unila periode selanjutnya dan untuk mengetahui hal-hal yang ingin dilakukan oleh masing-masing calon setelah terpilih nanti.


“Harapan kami tentunya melalui rangkaian kegiatan ini bisa menjadi wadah pengenalan bagi kandidat calon, serta dapat menilai sehingga nanti bisa menentukan pilihan terbaik,” tutup Dwiky.

Reporter : Ferzy

Menuju Kancah Internasional, FMIPA Unila Torehkan Prestasi di Berbagai Bidang

  Dok. Natural Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) dalam rangka Dies Na...