Persiapan Pasangan Calon Nomor Urut 2 Menyambut Pemira FMIPA Unila 2021

  Doc. Peta_XXI Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (U...

 

Doc. Peta_XXI

Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) telah mengumumkan kandidat Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA Unila periode 2021. Selasa (24/11), via Instagram. 


Terdapat dua Paslon yang lolos tahap seleksi berkas untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur FMIPA yang akan dipilih melalui Pemira pada tanggal 22 Desember 2020 mendatang. Kedua paslon tentunya sudah mempersiapkan diri untuk agenda tersebut, begitu pula dengan Paslon  nomor urut 2 yaitu, Muhammad Rifa'i (Ilmu Komputer 2018) sebagai calon Gubernur dan Indra Prasetya (Kimia 2018) sebagai calon Wakil Gubernur.


"Kalau dari kami, secara siap atau tidak siap ketika sudah datang saatnya InsyaAllah kami sudah siap. Kalau misalnya kami tidak siap lebih tidak maju ketika kami telah mempersiapkan semuanya tentu dengan tujuan menjadikan FMIPA lebih baik, FMIPA yang jaya. Selagi itu masih dalam tujuan kita menebar kebaikan, tentu kami dari awal sudah sangat siap menjadi pemimpin di FMIPA Universitas Lampung 2021," ujar Rifa'i saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (6/12). 


Dengan mengusung visi "Berperan Bersama Menjadikan FMIPA Universitas Lampung yang Lebih Baik, Bersinergis, Aktif, Inisiatif, dan Kontributif demi Mewujudkan FMIPA Jaya". Paslon nomor urut 2 memiliki misi untuk menuturkan kata aku, kamu, dia, dan mereka menjadi kita, penyambung aspirasi untuk kita semua, Mahakarya cinta dari kita untuk Universitas Lampung, FMIPA Universitas Lampung dan Indonesia, dan kita akan terus bergerak bersamamu.


Saat diwawancarai, Muhammad Rifa'i mengungkapkan berbagai hal yang akan mereka lakukan jika terpilih menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur FMIPA Universitas Lampung periode 2021, yakni menguatkan internalisasi Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) FMIPA, mengajak seluruh mahasiswa FMIPA berperan serta mengadakan projek bersama seperti bentuk pengabdian masyarakat, dan melakukan aksi-aksi yang bersifat keilmiahan. 


"Ketika kita punya jabatan, ketika kita punya amanah di sebuah lembaga yang besar maka semakin besar ladang kita untuk berbuat kebaikan, untuk menebarkan kebaikan ke tempat yang lebih luas, di FMIPA merupakan ladang kebaikan bagi saya, ketika saya memegang peran itu maka seratus persen saya akan pergunakan itu untuk kebaikan," tutur Rifa'i mengenai ketertarikannya menjadi calon Gubernur BEM FMIPA.


Pada masa berlangsungnya kampanye, berbagai kegiatan telah dilakukan oleh Paslon nomor urut 2, diantaranya adalah melakukan kampanye-kampanye secara online, dan mencari bekal silaturahmi dengan senior yang sudah mempunyai lebih banyak pengalaman.


Sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur FMIPA, tentu Paslon tak luput dari kesulitan maupun hambatan.  Rifa'i  mengaku bahwa mereka kesulitan karena di tengah pandemi ini mereka tidak bisa berkumpul dengan keramaian dan sulit untuk menemukan jadwal yang tepat untuk membuat sebuah konten. 


Muhammad Rifa'i berharap dari Pemira ini, demokrasi khususnya di FMIPA dapat hidup kembali dan semoga dampaknya bagi mahasiswa FMIPA dapat lebih kritis dan selektif dalam memilih pemimpin. 


"Dalam demokrasi atau berpolitik pasti terdapat suatu gesekan, dan dari hal itu tentu terdapat pelajaran yang dapat kita ambil, dan semoga bisa kondusif baik antara kedua paslon maupun tim yang ada di belakangnya tidak ada yang memancing keributan, tidak ada yang membuat kegaduhan mengikuti aturan yang ada InsyaAllah Pemira ini akan berjalan dengan aman," tutup Rifa’i.


Reporter: Salsabilla dan Arrum (Magang)

Related

FMIPA 5633672732705960313

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item