Sabtu, 30 Januari 2021

Alarm Peringatan WHO untuk Afrika Timur

Doc. Wikipedia


Malaria merupakan penyakit menular yang  disebabkan oleh parasit plasmodium. Parasit ini masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Beberapa jenis nyamuk yang dapat menularkan penyakit ini adalah Anopheles stephensi, yang merupakan vektor utama malaria di daerah perkotaan di India dan Anopheles gambiae, vektor malaria utama di Afrika. 

Dilansir dari Kompas.com, para ilmuwan baru-baru ini mengamati bahwa spesies nyamuk Asia tampak semakin umum di lingkungan perkotaan tertentu di Afrika Timur. Peneliti menyoroti ketakutan bahwa spesies nyamuk ini dapat segera memicu peningkatan kasus malaria perkotaan di Afrika Timur. Berdasarkan penelitian terbaru yang diterbitkan di Centers for Disease Control and Prevention journal Emerging Infectious Diseases, peneliti menemukan aspek mengkhawatirkan lain dari spesies invasif yang muncul di Afrika yang secara mengejutkan mampu menangkap parasit malaria lokal.

"Yang mengejutkan kami, nyamuk Asia ternyata lebih rentan terhadap parasit malaria lokal, daripada koloni nyamuk Ethiopia kami. Nyamuk ini tampaknya menjadi penyebar yang sangat efisien dari dua spesies utama malaria," ujar Teun Bousema, penulis studi dan Profesor Epidemiologi Penyakit Infeksi Tropis di Radboud University Medical Center di Belanda.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membunyikan bel alarm peringatan meskipun resiko nyamuk invasif baru ini belum jelas.

“Pendekatan agresif menjadi prioritas utama untuk dapat mencegah penyebaran ke daerah perkotaan lain di benua Afrika," ujar Dr. Fitsam Tadesse. 

“Kita harus menargetkan pembasmian jentik nyamuk di tempat-tempat yang sekarang terjadi dan mencegah penyebaran nyamuk dari jarak jauh, misalnya melalui bandara dan pelabuhan laut. Jika itu gagal, risiko malaria perkotaan akan meningkat di sebagian besar Afrika," tambahnya.


Reporter: Sandi






Kamis, 28 Januari 2021

Greenmetric Terobosan Pemugaran FMIPA

 

Launching Perdana Program Greenmetric FMIPA Unila


Launching Perdana Program Greenmetric Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila). Jumat  (29/01), di Pelataran Gedung Dekanat FMIPA Unila.


Agenda dibuka dan diresmikan secara simbolis oleh Dekan FMIPA Unila, Suripto Dwi Yuwono.  Kegiatan ini dihadiri oleh civitas academica  dan perwakilan Lembaga Kemahasiswaan FMIPA Unila. 

Penanaman Mawar di Pelataran Gedung Dekanat FMIPA


Suripto menjelaskan program Greenmetric dilakukan untuk mewujudkan suasana kampus hijau. Agenda dilakukan dengan penanaman bunga mawar di pelataran gedung Dekanat FMIPA Unila.


Sejalan dengan agenda Greenmetric yang dilakukan, FMIPA  kedepannya berencana untuk mengadakan taman vertikal serta melakukan pemugaran taman FMIPA.


Suripto menuturkan bahwa FMIPA telah bekerjasama dengan PT Coca-cola untuk menyediakan 1000 botol bekas yang akan digunakan sebagai tanaman hidroponik.


"Mudah-mudahan kegiatan yang kita lakukan bisa menginovasi, dari semua civitas academica FMIPA terutama mahasiswa apa yang diperbuat akan kami support," tambahnya. 


Reporter: Sugar, Zahra, dan Meri

Rabu, 27 Januari 2021

Aksi Solidaritas MIPA

 

Aksi galang dana Gerakan MIPA Peduli (GMP)

Aksi galang dana dalam Gerakan MIPA Peduli (GMP) oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila). Rabu (27/01) di Lampu Merah Way Halim Bandar Lampung.


Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Lembaga Kemahasiswaan (LK) FMIPA Unila yang dimulai pukul 17.00 hingga  18.00 WIB dengan titik keberangkatan awal FMIPA Unila. Donasi dilakukan pada dua tempat yang berbeda, yaitu Lampu Merah Way Halim dan Lampu Merah Urip.

Doc. Natural Unila


Rendi selaku Gubernur BEM FMIPA Unila Periode 2021 menerangkan GMP ini bertujuan sebagai bentuk solidaritas warga FMIPA dalam pengabdian kepada masyarakat.


"Dengan diadakannya galangan dana ini mudah-mudahan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang disana," tambahnya.


Aidil selaku Kepala Dinas Sains dan Pengembangan Mahasiswa BEM FMIPA Unila Periode 2020 menyampaikan dana yang sudah terkumpul dalam GMP sejak 19 Januari hingga 29 Januari 2021 akan disalurkan untuk korban bencana di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat melalui  Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Dewan Dakwah.


"Harapannya niat baik kita bisa tersampaikan dengan saudara-saudara kita, semoga apapun nanti bisa membantu mereka disana," tutupnya.


Reporter: Aniisah dan Yusuf

Minggu, 24 Januari 2021

Sejarah Lahirnya Hari Gizi Nasional

 

Doc. Detik Health

Gizi merupakan zat makanan pokok yang diperlukan bagi pertumbuhan dan kesehatan badan. Gizi yang optimal sangat penting untuk pertumbuhan normal serta perkembangan fisik dan kecerdasan pada bayi, anak-anak, remaja, serta seluruh kelompok umur. Masalah gizi di Indonesia terutama di beberapa wilayah bagian Timur dinilai masih tinggi. Tetapi, secara umum status gizi di Indonesia mengalami perbaikan yang signifikan. 

Upaya memperbaiki gizi masyarakat telah dimulai sejak tahun 1950. Upaya ini diawali ketika Menteri Kesehatan Dokter J Leimena mengangkat Prof. Poorwo Soedarmo sebagai kepala Lembaga Makanan Rakyat (LMR) atau yang lebih dikenal pada saat itu sebagai Institut Voor Volksvoeding (IVV) yang merupakan bagian dari Lembaga Penelitian Kesehatan. Prof. Poorwo Soedarmo kemudian dikenal sebagai Bapak Gizi Indonesia. Pengangkatan Prof. Poorwo Soedarmo yaitu untuk membantu menanggulangi permasalahan gizi buruk yang terjadi pada saat awal kemerdekaan. Banyak masyarakat Indonesia yang memiliki kondisi gizi buruk pada awal kemerdekaan. Program utama dari perbaikan gizi ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya gizi untuk kesehatan.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan sehatnegeriku, Hari Gizi Nasional (HGN) diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya Sekolah Juru Penerang Makanan oleh LMR pada tanggal 25 Januari 1951. Sejak saat itu, pendidikan tenaga gizi terus berkembang pesat di banyak Perguruan Tinggi di Indonesia. Akhirnya, pada tanggal 25 Januari  diperingati sebagai Hari Gizi Nasional Indonesia

Hari Gizi Nasional pertama kali diadakan oleh LMR pada pertengahan tahun 1960-an. Peringatan HGN merupakan momentum paling dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi melalui gizi seimbang dan produksi pangan berkelanjutan.

Pada tahun ini, Hari Gizi Nasional bertemakan “Gizi Seimbang, Remaja Sehat, Indonesia Kuat”. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya gizi yang seimbang guna menunjang generasi remaja yang sehat dan menjadikan Indonesia tetap kuat dan kokoh. Dilansir pula dari Kompas.com, dengan memanfaaatkan momentum Hari Gizi Nasional pada 2021 ini diharapkan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat agar bisa bergandeng tangan untuk meningkatkan perbaikan gizi pada remaja Indonesia.

Selamat Hari Gizi Nasional ke-61 

 

Reporter: Yuni

Pengesahan Ketua Umum HIMBIO FMIPA Unila Periode 2021

 

Doc. Natural Unila

Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMBIO) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) melakukan Pengesahan Ketua Umum HIMBIO FMIPA Unila Periode 2021. Minggu (24/01), melalui Zoom.


Sebelum pengesahan ketua umum ini, HIMBIO telah melakukan Pemilihan Raya (Pemira) yang telah dimulai pada Sabtu (23/01). Selama berlangsungnya proses pemira, terdapat dua Calon Ketua Umum yaitu Viki Ramadan sebagai Calon Pertama dan David Asadudin sebagai Calon Kedua. Pada akhir proses pemira David terpilih menjadi Ketua Umum HIMBIO Periode 2021 dengan perolehan suara sebanyak 148 suara, sedangkan Viki sebanyak 94 suara.


David sebagai Ketua Umum Terpilih HIMBIO Periode 2021 mengusung visi, “Terwujudnya HIMBIO sebagai wadah  mahasiswa biologi untuk berprestasi, kolaboratif dan inovatif, serta berjiwa sosial”.


M. Kanedi selaku Ketua Jurusan Biologi FMIPA Unila berharap, “Jika menjadi aktivis harus bisa membagi waktu, jangan sampai prestasi akademik menjadi turun. Kalau bisa tidak ada penurunan, jadi prestasi aktivitas organisasi menanjak, prestasi akademiknya juga bisa dipertahankan atau bahkan juga ikut meningkat,”


“Harapan saya HIMBIO menjadi lebih baik dan saya bisa membawa HIMBIO walaupun dalam kondisi daring seperti ini tetap dengan solidaritas,” tutup David.

Reporter : Ferzy

Jumat, 22 Januari 2021

Bergulirnya Roda Kepemimpinan BEM dan DPM FMIPA

 

Doc. Natural Unila

Panitia Khusus (Pansus) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) gelar pendemisioneran dan penetapan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Gubernur, dan Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA Unila periode 2021. Jum’at (22/01), di Zoom.


Pelantikan yang dihadiri oleh demisioner DPM dan BEM FMIPA Unila, perwakilan Lembaga Kemahasiswaan di FMIPA, ketua MPM, dan Presiden Mahasiswa Unila. 


Acara ini diawali pembukaan, kedua tilawah Alqur’an, ketiga sambutan dari ketua Pansus, pembacaan SK penetapan pendemisioneran DPM dilanjutkan pelantikan dan pembacaan sumpah anggota DPM FMIPA Unila. Berakhirnya penetapan DPM oleh ketua MPM Unila, disambung dengan pembacaan SK pendemisioneran Gubernur dan Wakil Gubernur BEM dilanjutkan pelantikan dan pembacaan sumpah Gubernur dan Wakil Gubernur BEM FMIPA Unila periode 2021 oleh Presiden Mahasiswa Unila, serta yang terakhir doa.


Dwiky Ihwan Ma’ruf (Ketua Pansus) dalam sambutannya besar harapan pihak penyelenggara, setelah adanya masa regenerasi akan ada inovasi baru di lingkup FMIPA. Kemudian akan ada semangat baru yang lebih baik.


“Kita harus bisa memaknai pelantikan dan pendemisioneran ini dengan sebaik-baiknya sebagai sebuah refleksi bahwa roda kepemimpinan harus terus bergulir, karena dari setiap pemimpin memiliki masanya dan setiap masa memiliki pemimpinnya,” tutup Abirrohman selaku ketua MPM Unila.

Reporter: Aniisah dan Sofalina

Jumat, 15 Januari 2021

Konferensi Pers oleh Timses Julianto - Agung Terkait Pemira 2020

 

Konferensi Pers Timses Julianto-Agung

Tim Sukses (Timses) pasangan calon (paslon) Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) nomor urut 02 resmi mengadakan konferensi pers. Selasa (12/01), melalui Zoom.


Konferensi pers ini diadakan karena menurut Tim Paslon 02 ada beberapa permasalahan yang muncul pada Pemilihan Raya (Pemira) Unila 2020 yang menyebabkan ketidakjelasan penyelenggaraan. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 9 orang, yaitu 4 orang tim sukses paslon nomor urut 02, 4 orang pers mahasiswa, dan 1 orang sebagai admin Zoom.


Irfan selaku moderator menyampaikan ada dua pokok pembahasan pada konferensi pers kali ini, yaitu :

1. Persoalan sengketa terkait timeline pendaftaran bakal calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa beserta calon Dewan Perwakilan Mahasiswa Unila dalam Kontestasi Pemira tahun 2020.

2. Persoalan urusan yang juga belum dikeluarkan oleh Panitia Khusus (Pansus) perihal keterlibatan Agung Ilham Bahari selaku calon Wakil Presiden Mahasiswa Unila nomor urut 02 sebagai anggota atau pengurus muda Partai Gelora Provinsi Lampung.


Nanda selaku perwakilan dari timses nomor urut 02 menjelaskan sesuai dengan hiring dan SK Pansus Unila pendaftaran bakal calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Unila dibuka pada tanggal 2, 3, 4, 5, 6 dan 9 November 2020.


Julianto selaku calon Presiden Mahasiswa nomor urut 02 juga menambahkan bahwa pendaftaran akan dilanjutkan sampai tanggal 12 November 2020 jika hanya terdapat satu pendaftar. Meskipun begitu, pihak Timses bakal calon Paslon nomor urut 02 ini mendapat informasi terdapat 2 tambahan Paslon yang mendaftar pada tanggal 11 November.

“Di tanggal 11 November 2020 ada 2 bakal calon yang mendaftar Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa BEM KBM Universitas Lampung,” lanjutnya. 


Edi Hermawan selaku Ketua Pansus Unila membenarkan bahwa pada tanggal 9 November 2020 telah terdapat 2 bakal Paslon yang mendaftar namun ia menegaskan bahwa pengembelian bekas awal sampai tanggal 13 November 2020.

“Untuk tanggal 9 Nov memang benar pendaftar (yg mengisi formulir pendaftaran) dan mengembalikan cuman dua Bapaslon. Tetapi perlu digarisbawahi juga, bahwa pengembalian berkas awal sampai tanggal 13 November 2020” ujar Edi saat diwawancarai via WhatsApp.


Sejumlah 2 bakal calon yang mengembalikan berkas pada tanggal 11 November ini ialah (Eko Wiyanto – Haridotama) dan (Ropiudin – Rois Abdillah). Sedangkan, per tanggal 9 November 2020 pukul 17.00 WIB juga sudah ada 2 bakal calon yang mengembalikan berkas yaitu (Septian Adi Putra – Claudia) dan (M. Julianto – Agung Ilham Bahari).


Julianto sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap agar seluruh Mahasiswa Unila memahami hal yang sedang terjadi. “Ini yang sangat kami sayangkan. Kami berharap seluruh mahasiswa unila mengerti akan hal ini, tentang program yang seperti ini”


Reporter : Amanda dan Ferzy

Menuju Kancah Internasional, FMIPA Unila Torehkan Prestasi di Berbagai Bidang

  Dok. Natural Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) dalam rangka Dies Na...