HIMAFI Adakan MCT 2021

  Pembukaan MCT HIMAFI 2021 Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Un...

 

Pembukaan MCT HIMAFI 2021


Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) adakan Master of Cermony Training (MCT). Sabtu (01/05), via Zoom Meeting.

MCT secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Roniyus Marjunus. Training ini dihadiri oleh Perwakilan Lembaga Kemahasiswaan, Ketua Jurusan (Kajur), Dosen Pembina, Ketua Umum (Ketum), dan Pengurus HIMAFI FMIPA Unila. 

MCT ini mengangkat tema "Discussion Interactive Master of Ceremony" yang bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pengurus maupun peserta dalam membawakan sebuah acara. Tujuan kegiatan ini untuk melatih intonasi atau nada bicara, yang utama ialah Public Speaking. Karena Public Speaking sangat penting untuk kehidupan kita dalam melatih soft skill yang berguna untuk kemudian hari. "Harapan saya, peserta dapat mencatat hal-hal penting serta menanyakan hal-hal yang dikira belum jelas," jelas Arian Rizal selaku Ketum HIMAFI.

Gurum Ahmad Pauzi selaku Kajur HIMAFI menyampaikan bahwa menjadi MC bukan hanya masalah bagaimana mengatur cara bicara, tetapi sebagai membina mental karena tidak semua orang dapat berdiri di depan untuk membawakan sebuah acara.

"MC bukan hanya membacakan urutan acara, harusnya MC juga punya kemampuan untuk membaca bagaimana acara ini harus berjalan dengan baik. MC juga harus mengetahui bagaimana kesiapan dari bagian-bagian yang akan disampaikan. Selain itu, dapat memahami teknis dari setiap yang disampaikan terkait waktu. Jika tidak berpengalaman maka MC hanya sekedar membacakan. Tetapi, di sini MC harus performa baik, selain panampilan juga harus didukung dengan pemahaman acara," tambahnya.

“Kami pimpinan fakultas mengapresiasi serta dukungan yang sepenuhnya dalam acara ini. Kegiatan pelatihan MC ini sangat penting, walaupun pekerjaan MC terlihat mudah tetapi tidak juga bisa dianggap mudah oleh sebagian orang yang jarang tampil ke depan. Oleh karena itu, menjadi MC merupakan pekerjaan yang tidak bisa dianggap ringan. Apalagi MC harus bisa menyesuaikan dengan jenis acara, baik formal atau acara bersifat santai. Selain itu, terkait kondisi online sekarang maka etika-etika dalam mengikuti acara perlu diperhatikan," jelas Roniyus Marjunus. 


Reporter: Aniisah dan Meri


Related

HMJ 8889997240876690819

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item