CILATION, Memberantas Kejahatan Siber di Era Digital

  Webinar dan diskusi publik CILATION oleh FLS Future Leader Summit (FLS) gelar webinar dan diskusi publik " CILATION : Cyber Law In A...

 

Webinar dan diskusi publik CILATION oleh FLS

Future Leader Summit (FLS) gelar webinar dan diskusi publik "CILATION : Cyber Law In Action". Sabtu (18/09), via Zoom Meeting. CILATION mengusung tema "Society 5.0 dan Cyber Crime: Seberapa Siapkah Indonesia?" dengan tujuan untuk mengedukasi hukum siber dalam program literasi digital, khususnya kejahatan digital.

Future Leader Summit adalah sebuah konferensi pemuda yang terdiri dari pemuda-pemuda di seluruh Indonesia dan telah berdiri sejak tahun 2011. FLS berpusat di Semarang, Jawa Tengah dan berada di bawah naungan Nusantara Muda.

"Tujuan dari acara ini adalah kami ingin memberikan awareness khususnya kepada publik terkait bagaimana sebenarnya kesiapan negara kita dalam menghadapi era society 5.0, khususnya di bidang siber dan dunia maya," ungkap Fathurrachman Zuhdi selaku Project Leader CILATION.

Dengan meningkatnya kebutuhan dan penggunaan teknologi di masa kini, manusia semakin mudah dalam terhubung meski terpisahkan oleh jarak. Meski begitu, dibalik semua keuntungan yang didapat, tentunya terdapat dampak negatif dan bahaya yang mengancam dari majunya digital di dunia. Salah satunya adalah kejahatan siber.

Doc. Natural

Kejahatan siber merupakan bentuk kejahatan yang dilakukan di dunia maya seperti mencuri data atau merusak suatu program. Guna menghindari dan memberantas kejahatan siber, dibutuhkan pencegahan dan pengetahuan sejak dini untuk menjaga keamanan data diri sendiri dengan mempelajari hukum siber atau cyber law.

Pada serangkaian webinar dan diskusi publik ini diisi oleh tiga pemateri, yaitu :

  1. Indriyatno Banyumurti (Program Manager ICT Watch Indonesia), 
  2. Didik Farkhan Alisyahdi (Kapusdaskrimti Kejaksaan Agung RI), dan
  3. Bagus Nur Jakfar Adi Saputro (Kasubid Analis Data Statistik Kriminal Kejaksaan Agung RI).

"Ada banyak teori baru yang dikaitkan dengan kemajuan teknologi yang ada sekarang. Semakin tingginya teknologi yang berjalan, menimbulkan akses terhadap beberapa hal baru, yaitu dia menghasilkan kejahatan-kejahatan baru cyber crime," jelas Bagus selaku Kasubid Analis Data Statistik Kriminal Kejaksaan Agung RI.

Ia pula menjelaskan, untuk mendorong penemuan ilmu hukum baru ataupun perkembangan ilmu teknologi baru bukanlah peran dari ilmu hukum saja, melainkan juga seluruh disiplin ilmu yang ada di Indonesia.(Sugar dan Puput)


Related

Teknologi 4815266848423457682

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item