Mengenal Herbig-Haro : Objek Luar Angkasa Langka

Doc. NASA Hubble Konstelasi Orion adalah pola bintang-bintang yang selalu muncul berulang-ulang di berbagai monumen di dunia purbakala, mula...

Doc. NASA Hubble


Konstelasi Orion adalah pola bintang-bintang yang selalu muncul berulang-ulang di berbagai monumen di dunia purbakala, mulai dari Mesir sampai Meksiko, konstelasi ini telah menjadi pusat angkasa bagi ras manusia purbakala yang pernah mendiami bumi. Baru-baru ini, Teleskop Hubble milik Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) berhasil menangkap objek luar angkasa yang langka.

Dilansir dari kompas.com, objek ini dikenal sebagai Herbig-Haro atau HH-111 yang berjarak sekitar 1.300 tahun cahaya (1,23 1016 Km) dari Bumi. Objek luar angkasa ini berputar sangat cepat dan mengeluarkan aliran gas yang terionisasi dari kutub utara dan selatannya. Gas tersebut kemudian bergerak keluar melalui awan debu di tempat pembibitan bintang. Saat gas ini menyebar ke daerah tetangga, ia mulai bercampur dan menyebar di daerah tersebut dan mulai menciptakan apa yang kita sebut sebagai bow shock. Dalam astrofisika, bow shock terjadi ketika magnetosfer dari objek astrofisika berinteraksi dengan plasma ambien yang mengalir di dekatnya seperti angin matahari.

Fenomena kelahiran bintang baru ini langka karena sebagai permulaan, mereka hanya bertahan selama sekitar 10.000 sampai 20.000 tahun di mana dalam skema astronomi itu merupakan kerangka waktu yang singkat untuk sesuatu yang ada. Objek ini juga tidak terlalu terang karena debu banyak menyerap cahayanya, sehingga hanya bisa dilihat jika berada di dekatnya. Menurut Tucker, mereka hanya bisa melihat di galaksi bima sakti, dan tidak di tempat lain, serta jumlah nya tidak banyak hanya 111.

November atau Desember mendatang, tugas teleskop Hubble sebagai pengawas gelapnya alam semesta akan digantikan oleh teleskop James Webb. Teleskop luar angkasa ini memiliki kapasitas inframerah yang lebih besar dibandingkan Hubble, tetapi kemampuan visualnya mungkin tidak sebanyak itu. Artinya, foto objek luar angkasa langka seperti HH-111 akan terlihat berbeda dari yang ditangkap oleh teleskop Hubble, dengan lebih banyak detail pada awan debu, tetapi definisi visual akan kurang. (Sandi).


Related

Teknologi 3346207733698349494

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami

Berita Hangat

item