Jumat, 24 Juni 2022

Bingung Mau Menghabiskan Weekend? Yuk, Coba Aktivitas Ini

Dok. Cottonbro

Semua orang pasti menunggu datangnya weekend. Weekend menjadi hari tepat untuk bersantai, beristirahat, dan tidak menjalankan rutinitas saat hari biasa. Saat weekend, banyak sekali kegiatan-kegiatan bermanfaat yang dapat dilakukan baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Berikut adalah aktivitas yang bermanfaat untuk kalian lakukan saat weekend.

.

1. Berolahraga

Weekend adalah waktu yang tepat untuk menghabiskan kegiatan seperti berolahraga menjaga kesehatan jasmani. Selama hari biasa, mungkin jarang sekali untuk berolahraga. Olahraga yang dapat dilakukan seperti lari pagi atau sore, senam irama, dan gym.

2. Menonton Film

Siapa yang tidak suka menonton film? Pastinya, semua orang suka menonton film favoritnya. Akhir-akhir ini, banyak sekali film ataupun series terbaru yang dapat menemani waktu weekend kalian. Film tersebut dapat kalian tamatkan disaat sedang weekend, karena sudah tidak ada aktivitas seperti di hari biasanya. Saat menonton film jangan lupa untuk menyiapkan camilannya, ya!

3. Mencoba Resep Makanan

Bagi orang-orang yang gemar memasak, waktu weekend menjadi waktu yang tepat untuk belajar memasak masakan baru. Kalian dapat melihat tutorial cara membuat makanan di situs internet atau YouTube, setelah itu, carilah resep apa yang ingin kalian buat. Selain mengisi waktu luang, kegiatan ini juga bisa menambah skill kalian dalam memasak.

4. Membaca Novel 

Sama hal seperti menonton film. Membaca novel juga dapat dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu weekend. Saat hari biasa mungkin saja kalian sibuk untuk menjalankan rutinitas, sehingga tidak memiliki waktu untuk menamatkan bacaan novel yang kalian miliki. Oleh karena itu, habiskanlah waktu weekend kalian untuk membaca novel favorit kalian.

Aktivitas-aktivias di atas dapat mengisi waktu weekend kalian, nih. Sangat bermanfaat bukan? 

(Daffa)

Berkelamin Ganda, Bagaimana Cara Lintah Bereproduksi?

Dok. Kompas.com

Teman-teman pasti pernah melihat lintah baik secara langsung, video, foto, ataupun internet. Belum? Yuk, simak penjelasan di bawah ini.

Lintah Termasuk dalam Kelompok Cacing

Menurut Wikipedia, lintah adalah kelompok hewan dalam keluarga cacing beruas (Annelida) yang berbadan pipih serta memiliki alat pengisap darah di ujung kepala dan ujung ekornya. Sebagian besar dari spesies lintah, hidup sebagai parasit yang mengisap darah dari inangnya dan sebagian kecil sisanya adalah karnivora yang menelan mangsanya utuh. Lintah dapat hidup di air tawar, air asin, bahkan sampai daratan.

Bentuk Tubuh Lintah

Lintah memiliki bentuk tubuh yang lunak, berotot, meruas, dan bisa memanjang atau memendek seperti cacing. Melihat bentuk tubuh lintah, apakah pernah terlintas di pikiran teman-teman pertanyaan seperti bagaimana cara lintah bereproduksi? 

Lintah Termasuk Hemafrodit

Salah satu hal menarik dari lintah adalah ternyata lintah masuk dalam golongan hemafrodit artinya setiap lintah memiliki satu alat kelamin jantan dan satu alat kelamin betina. Kemudian banyak dari teman-teman pasti beranggapan bahwa lintah bisa bereproduksi dengan dirinya sendiri. Ternyata, hal tersebut tidak benar karena kebanyakan hewan golongan hemafrodit tidak bereproduksi dengan diri sendiri.

Cara Lintah Bereproduksi

Meskipun memiliki dua alat kelamin, lintah tetap bereproduksi secara seksual dengan pasangannya. Pada saat musim kawin, lintah yang telah matang secara seksual akan memproduksi sperma dan telur. Hal pertama yang dilakukan lintah saat proses reproduksi adalah saling menempel kepada pasangannya. 

Sepasang lintah tersebut akan menyejajarkan tubuhnya dengan kepala satu lintah searah dengan ekor lintah lainnya dan bersentuhan di daerah klitelum (bagian luar tubuh lintah di dekat kepala yang tidak bersegmen dan mengandung kelenjar yang menebal, serta menghasilkan kantung viscid tempat telur disimpan). Setelah menempel, lintah yang berperan sebagai penjantan akan mengeluarkan sperma dari alat kelamin jantannya yang masuk melalui kulit lintah yang berperan sebagai betina.

Ketika memasuki kulit, alat tersebut akan bergerak ke tempat telur di simpan dan membuahinya. Usai melakukan perkawinan, lintah akan mengeluarkan kepompong untuk menyimpan telurnya. Kepompong tersebut kemudian keluar dari tubuh lintah dan diletakkan di sekitar bebatuan ataupun tanaman sampai telur lintah menetas. Sayangnya, parasit pengisap darah ini kemudian akan mati setelah melakukan reproduksi satu kali atau dalam beberapa kasus dapat bereproduksi sampai dua kali.

(Amri)

Rabu, 22 Juni 2022

Sejajarnya Planet di Langit, Adakah Dampak ke Bumi?


mediamagelang.pikiran-rakyat.com


Sobat Natural! Kalian sudah dengar belum, soal kabar planet-planet yang akan berada pada posisi sejajar? Kabarnya, fenomena ini akan terjadi pada akhir bulan Juni 2022 ini, lho, Sobat! Lantas, pertanda apa ya? Apakah terdapat dampak buruk pada Bumi?

Sobat tidak perlu khawatir, ini bukan pertanda buruk apapun, apalagi ombak dahsyat besar seperti kata Jack Kahuna Laguna. Fenomena ini hanya akan menampilkan sejajarnya planet di langit bumi tanpa dampak apapun ke Bumi. Biasanya fenomena ini disebut sebagai konjungsi, keadaan dimana benda langit terlihat berpapasan atau berdekatan satu sama lain. 

Dilansir dari laman National Geographic, fenomena sejajarnya planet ini melibatkan lima planet terdekat Bumi, yaitu Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Tak hanya itu, planet Neptunus dan Uranus juga akan terlihat sejajar meski dengan cahaya yang pudar. Konjungsi bukanlah hal yang jarang terjadi, biasanya hanya melibatkan dua hingga tiga planet saja. Namun, fenomena bulan ini termasuk hal langka karena terakhir kalinya lima planet terdekat Bumi terlihat dalam posisi sejajar pada tahun 2004 lalu. 

Fenomena ini terjadi sejak tanggal 17 Juni lalu dan akan tampak makin memukau pada 24 Juni mendatang. Sejajarnya planet-planet ini dapat terlihat di sebagian besar belahan bumi meski wilayah tersebut berada di dataran rendah. Sobat dapat melihat planet Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus dengan mata telanjang. Sedangkan untuk dua planet raksasa Uranus dan Neptunus masih membutuhkan alat bantu seperti teropong atau teleskop.

Meskipun terlihat sejajar, planet-planet ini tidak serta-merta berada pada satu garis, lho, Sobat. Alasan terjadinya kesejajaran ini karena tampilan dari sudut pandang kita di Bumi, dimana pada kenyataannya, planet-planet tersebut akan tetap berada pada orbitnya masing-masing mengitari Matahari. Selain itu, jarak yang terlihat berdekatan juga dipengaruhi sudut pandang Bumi yang mana sebenarnya tiap planet berjarak jutaan kilometer.

Waktu terbaik untuk melihat fenomena ini adalah saat pagi, sekitar satu jam hingga 30 menit sebelum matahari terbit. Planet-planet ini akan terlihat menghiasi langit pagi dengan cahaya Venus yang paling terang. Selain planet, bulan sabit juga akan turut mempercantik pemandangan langit. Jangan sampai ketinggalan, ya, Sobat! Sebab fenomena ini terjadi tiap 18-19 tahun sekali dan akan kembali muncul pada tahun 2040 mendatang.

(Sugar)

Cari Duta Bidang MIPA, Unila Gelar Seleksi ON-MIPA Tingkat Universitas

 

 Dok. Natural

Universitas Lampung (Unila) selenggarakan Seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA) Tingkat Universitas. Kamis (23/06), di Zoom Meeting.

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Yulianto. Tahun ini peserta seleksi merupakan mahasiswa dari empat fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 45 mahasiswa, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 78 mahasiswa, Faktultas Pertanian (FP) 20 mahasiswa, dan Fakultas Teknik (FT) 38 mahasiswa.

Seleksi ini bertujuan untuk mendapatkan lima mahasiswa terbaik pada bidang Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika yang nantinya akan mewakili Unila pada seleksi tingkat wilayah yang akan diselenggarakan pada bulan Juli mendatang.

Seleksi Tingkat Universitas akan dilaksanakan dalam dua sesi dan wajib diikuti oleh seluruh peserta. Hasil penentuan juara akan diumumkan pada hari Senin mendatang setelah lembar jawaban selesai dikoreksi oleh tim pengoreksi yang terdiri dari Dosen FKIP dan FMIPA.

“Semoga Universitas Lampung berhasil meraih berbagai mendali pada ON-MIPA tingkat Nasional,” ujar Roniyus selaku Ketua Pelaksana Seleksi ON-MIPA tingkat Unila.

"Harapannya tim pembina ON-MIPA tingkat Universitas akan melakukan pembinaan sebaik-baiknya, sehingga mampu menghasilkan duta-duta Unila yang nantinya akan menjadi juara di Tingkat Nasional. Tutur Yulianto sekaligus membuka acara ini. 
.
.
.
(Inez)

Senin, 20 Juni 2022

Indikasi Kartu Parkir Duplikat, FMIPA Lakukan Penertiban


Dok Natural

Koordinator Bagian Tata Usaha (TU) bersama Satuan Pengamanan (SATPAM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) melakukan pengecekan terhadap kartu parkir bagi mahasiswa yang ingin masuk dan keluar parkiran FMIPA. Senin (20/06), di parkiran FMIPA Unila.

pemeriksaan ketika memasuki parkiran

Pengecekan ini dilakukan untuk membuktikan adanya indikasi lima kartu duplikat yang ditemukan oleh tim teknisi dalam perbaikan portal yang mengalami kerusakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan ada tujuh kartu parkir duplikat yang diamankan oleh petugas di lapangan. Selanjutnya, kartu parkir yang diamankan akan dicek menggunakan alat yang dapat memberikan informasi tujuh digit angka, sehingga nantinya dapat diketahui nama pemilik utama kartu dan akan dilakukan pemblokiran.

kartu parkir yang berhasil diamankan

Yodi selaku Koordinator Bagian TU FMIPA mengimbau agar para mahasiswa menaati aturan yang sudah ditetapkan oleh Pihak Dekanat FMIPA. "Pembuatan kartu parkir itu gratis, hanya perlu melengkapi syarat-syarat nya saja seperti, Surat Izin Mengemudi, Kartu Tanda Mahasiswa, dan Bukti UKT," tambah Yodi.

Penertiban dilakukan sejak selesai zuhur dan berakhir pukul lima sore. 

"Selanjutnya, akan ada pelaporan kepada Dekan untuk tindakan selanjutnya, "tutup Yodi.

(Cindy, Wawan, Sandi)

Pentingnya Ilmu Fisika dalam Perkembangan Teknologi

Gramedia.com

Sebagian besar dari teman-teman pasti pernah mempelajari fisika di sekolah. Apa sih fisika itu? Fisika berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti “Alam”. Secara umum fisika dapat diartikan sebagai studi ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat serta juga gejala pada benda-benda yang ada di alam. Gejala yang dimaksud di sini adalah gejala yang kita dapat rasakan dengan indera kita baik penglihatan, pendengaran, maupun peraba. 

Peranan Ilmu Fisika dalam perkembangan teknologi

Ilmu fisika berperan penting dalam perkembangan teknologi dari zaman listrik belum ditemukan sampai zaman modern. Zaman dahulu, penerangan sangatlah minim. Saat malam tiba, manusia masih menggunakan obor yang perlu dibuat terlebih dahulu dan hanya dapat digunakan untuk penerangan selama beberapa jam saja.

Berkat ilmu fisika, dimungkinkan adanya penemuan listrik dan lampu sehingga kita sekarang hanya perlu menghidupkan lampu dengan sakelar dan lampu dapat menyala dalam jangka waktu sangat lama. Tentu saja kemudahan tersebut tidak tiba-tiba muncul dan dapat digunakan seperti sekarang ini. Hal ini hanya dimungkinkan karena ada proses dan pengembangan melalui ilmu fisika oleh Fisikawan-fisikawan hebat yang telah berjasa.

Nikola Tesla, Fisikawan Terkenal

Salah satu tokoh Fisikawan yang terkenal adalah Bapak Nicola Tesla. Nikola Tesla merupakan ilmuwan berkebangsaan Serbia-Amerika Serikat (AS) yang membuat lusinan terobosan dalam produksi, transmisi, dan penerapan tenaga listrik. Nikola Tesla lahir pada tahun 1856 di Smiljan, Kroasia, yang saat itu merupakan bagian dari Kekaisaran Austro-Hungaria. Ayahnya adalah seorang pendeta di gereja Ortodoks Serbia dan ibunya mengelola pertanian keluarga.

Kontribusi Nikola Tesla

Nikola Tesla berkontribusi sangat besar dalam perkembangan teknologi listrik. Salah satu prestasi yang membuat Nicola Tesla sangat terkenal adalah desain sistem arus listrik bolak-balik (AC) yang ditemukannya. Pada tahun 1890-an, Nikola Tesla mencoba mengembangkan penerangan nirkabel dan distribusi tenaga listrik nirkabel dalam percobaan tenaga berfrekuensi tinggi di New York dan Colorado Springs. Pada tahun 1893, ia mengatakan bahwa memungkinkan untuk melakukan komunikasi nirkabel dengan alat buatannya. Dia ingin mewujudkan teorinya dengan melakukan proyek Wardenclyffe Tower (Pemancar tenaga dan komunikasi nirkabel antarbenua). Namun sayang, karyanya tidak terwujud sampai Nicola Tesla meninggal.

Dikenang sebagai Satuan Internasional dan Merek Dagang

Nikola Tesla meninggal di Kota New York pada 7 Januari 1943. Untuk menghormati jasanya, Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran menamai satuan internasional dari densitas fluks magnetik dengan nama "tesla" pada tahun 1960. Nikola Tesla dikenang berkat penemuan mekanisme Arus bolak-balik (AC) dalam bidang kelistrikan dan prediksi jeniusnya tentang dunia nirkabel. Kini orang-orang melihat namanya ada di mana-mana: sebagai Satuan Internasional dari intensitas magnet, dan merek dagang perusahaan mobil listrik, Tesla, Inc.


(Amri)

Sabtu, 11 Juni 2022

FOSI Dinas Pemberdayaan Perempuan BEM FMIPA Unila, "Woman Series"


Dok.Natural

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) adakan Silaturahmi Forum Perempuan FMIPA Unila. Minggu (12/6), di belakang Shuttle Bus Unila.

Acara ini mengusung tema "Push away your insecurities with more loving yourself". Pembukaan ini dihadiri oleh perwakilan Organisasi kemahasiswaan (Ormawa), serta beberapa mahasiswi di lingkup FMIPA. 

Gina selaku ketua pelaksana menyampaikan agar kegiatan ini memberikan kesan bagi mahasiswi FMIPA dan berharap agar acara ini berjalan dengan lancar dan memberi manfaat.

"Tujuan dari diadakannya forum ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswi FMIPA untuk berdiskusi mengenai isu perempuan (mental health, kekerasan seksual, dll) dan sebagai dukungan perempuan untuk dapat women support women, agar tidak saling berkompetisi maupun saling menjatuhkan. Harapannya kegiatan ini menjadi penenang bagi mahasiswa FMIPA Unila sebagai ajang untuk mengenal satu sama lain dan lebih dekat sehingga lebih aktif lagi di forum perempuan, dan dapat lebih semangat ke depannya sehingga timbul rasa silahturahmi antar satu sama lain," ujar Ireniza selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Wanita BEM FMIPA Unila 2022 sekaligus membuka acara ini.

(Fitri dan Meri)


HIMAFI Gelar Master of Ceremony Training


Pembukaan MCT

Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) adakan Master of Ceremony Training (MCT). Sabtu (11/6), via Zoom Meeting.

Acara ini mengusung tema "Be A Good Person with A Great Public Speaking Skills". Pembukaan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sekretaris Jurusan (Sekjur) Fisika, beberapa perwakilan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa), dan Pengurus HIMAFI sekaligus peserta MCT.

Zulfikar selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk pelatihan bagi mahasiswa Fisika mengenai apa itu pembawa acara dan peningkatan public speaking. Ia berharap dengan adanya pelatihan ini mahasiswa Fisika dapat menjadi pembawa acara formal maupun non-formal serta tidak kaku saat berbicara depan umum.

“Presentasi bukan sekadar membaca cerita, tapi memiliki tujuan menyampaikan sesuatu pada orang lain dan orang lain tersebut harus mengerti. Jadi, saya harap mengikuti training ini bukan sekedar teori tetapi juga dapat di praktikkan. Soft skill seperti ini harus terus di tingkatkan. Kita Jurusan Fisika mencanangkan untuk akreditasi internasional yang artinya semua kualitas itu harus sejajar secara internasional baik fisik, sikap, dan skill agar nantinya diharapkan mahasiswa yang lulus jurusan fisika tidak hanya bekerja di ruang lingkup nasional, tetapi juga global,” sambut Yanti Yulianti selaku Sekjur Fisika.

"Kami mendukung setiap kegiatan positif termasuk kegiatan ini, dimana HIMAFI mendukung pembentukkan soft skill dari mahasiswa yang berkaitan dengan kemampuan menjadi seorang MC atau memiliki skill public speaking yang mumpuni. Harapannya, semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, bukan sekedar melaksanakan kewajiban, bukan juga sekedar mencari sertifikat, dan seterusnya" tutup Roniyus Marjunus.

(Mita dan Mutiara)

Rabu, 08 Juni 2022

IKAMATIKA Adakan Turnamen Catur Piala Ketua PERCASI Tingkat Provinsi Lampung

 

Dok.Natural

Ikatan Keluarga Alumni Matematika (IKAMATIKA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) berkerja sama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Lampung mengadakan Turnamen Catur Piala Ketua PERCASI tingkat Provinsi Lampung. Rabu (08/06), di Gedung Jurusan Ilmu Komputer lantai 1 FMIPA Unila. 

Acara ini dihadiri oleh Grandmaster (GM) Utut Adianto selaku Ketua Pengurus Besar (PB) PERCASI Indonesia, Ketua PB PERCASI Lampung, Bupati Lampung Selatan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaaan dan Alumni, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Guru Besar Ilmu Komunikasi, Ketua IKAMATIKA, civitas akademika, peserta, serta tamu undangan. 

Turnamen ini berlangsung selama dua hari di Gedung Dekanat FMIPA Unila lantai 3.

“Adanya turnamen ini menjadi langkah konkret awal pembibitan untuk mendapatkan atlet yang nantinya dapat mewakilkan Indonesia ditingkat Internasional. Untuk pemenang tingkat pelajar nantinya akan dikirim mewakili Indonesia di kejuaraan catur junior Asia yang akan diselenggarakan di Bali pada bulan Oktober nanti,” tutur Utut. 

“Cabang olahraga catur menjadi salah satu penyumbang medali emas untuk Indonesia Sea Games 2021,” ucapnya dalam sambutan yang ia berikan sekaligus membuka turnamen ini dengan simbolis memainkan catur antara Wakil Rektor dan GM Utut Adianto.

Yasir sebagai ketua pelaksana menyampaikan bahwa turnamen ini diikuti oleh 116 peserta, dengan kategori pelajar sebanyak 23 peserta, mahasiswa 39 peserta, dan umum 54 peserta. Acara ini pun menjadi salah satu program dari IKAMATIKA yang bekerja sama dengan PB PERCASI Lampung. “Jika acara ini terselenggara dengan baik dan sukses, ke depannya akan menjadi acara tahunan dari program kerja IKAMATIKA," tutupnya.

(Inez, Meri, dan Sandi)

Menuju Kancah Internasional, FMIPA Unila Torehkan Prestasi di Berbagai Bidang

  Dok. Natural Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) dalam rangka Dies Na...