Senin, 20 Juni 2022

Pentingnya Ilmu Fisika dalam Perkembangan Teknologi

Gramedia.com

Sebagian besar dari teman-teman pasti pernah mempelajari fisika di sekolah. Apa sih fisika itu? Fisika berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti “Alam”. Secara umum fisika dapat diartikan sebagai studi ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat serta juga gejala pada benda-benda yang ada di alam. Gejala yang dimaksud di sini adalah gejala yang kita dapat rasakan dengan indera kita baik penglihatan, pendengaran, maupun peraba. 

Peranan Ilmu Fisika dalam perkembangan teknologi

Ilmu fisika berperan penting dalam perkembangan teknologi dari zaman listrik belum ditemukan sampai zaman modern. Zaman dahulu, penerangan sangatlah minim. Saat malam tiba, manusia masih menggunakan obor yang perlu dibuat terlebih dahulu dan hanya dapat digunakan untuk penerangan selama beberapa jam saja.

Berkat ilmu fisika, dimungkinkan adanya penemuan listrik dan lampu sehingga kita sekarang hanya perlu menghidupkan lampu dengan sakelar dan lampu dapat menyala dalam jangka waktu sangat lama. Tentu saja kemudahan tersebut tidak tiba-tiba muncul dan dapat digunakan seperti sekarang ini. Hal ini hanya dimungkinkan karena ada proses dan pengembangan melalui ilmu fisika oleh Fisikawan-fisikawan hebat yang telah berjasa.

Nikola Tesla, Fisikawan Terkenal

Salah satu tokoh Fisikawan yang terkenal adalah Bapak Nicola Tesla. Nikola Tesla merupakan ilmuwan berkebangsaan Serbia-Amerika Serikat (AS) yang membuat lusinan terobosan dalam produksi, transmisi, dan penerapan tenaga listrik. Nikola Tesla lahir pada tahun 1856 di Smiljan, Kroasia, yang saat itu merupakan bagian dari Kekaisaran Austro-Hungaria. Ayahnya adalah seorang pendeta di gereja Ortodoks Serbia dan ibunya mengelola pertanian keluarga.

Kontribusi Nikola Tesla

Nikola Tesla berkontribusi sangat besar dalam perkembangan teknologi listrik. Salah satu prestasi yang membuat Nicola Tesla sangat terkenal adalah desain sistem arus listrik bolak-balik (AC) yang ditemukannya. Pada tahun 1890-an, Nikola Tesla mencoba mengembangkan penerangan nirkabel dan distribusi tenaga listrik nirkabel dalam percobaan tenaga berfrekuensi tinggi di New York dan Colorado Springs. Pada tahun 1893, ia mengatakan bahwa memungkinkan untuk melakukan komunikasi nirkabel dengan alat buatannya. Dia ingin mewujudkan teorinya dengan melakukan proyek Wardenclyffe Tower (Pemancar tenaga dan komunikasi nirkabel antarbenua). Namun sayang, karyanya tidak terwujud sampai Nicola Tesla meninggal.

Dikenang sebagai Satuan Internasional dan Merek Dagang

Nikola Tesla meninggal di Kota New York pada 7 Januari 1943. Untuk menghormati jasanya, Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran menamai satuan internasional dari densitas fluks magnetik dengan nama "tesla" pada tahun 1960. Nikola Tesla dikenang berkat penemuan mekanisme Arus bolak-balik (AC) dalam bidang kelistrikan dan prediksi jeniusnya tentang dunia nirkabel. Kini orang-orang melihat namanya ada di mana-mana: sebagai Satuan Internasional dari intensitas magnet, dan merek dagang perusahaan mobil listrik, Tesla, Inc.


(Amri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HIMAFI Gelar Workshop Karya Tulis Ilmiah

Dok. Natural Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) mengadakan...